BONTANG – Komando Distrik Militer (Kodim) 0908/Bontang menggelar silaturahmi yang dikemas dalam kegiatan Coffee Morning bersama sejumlah organisasi media dan pers Kota Bontang.
Kegiatan ini berlangsung di Lamin Kodim Bontang pada Selasa (21/04/2026), sebagai upaya memperkuat sinergi komunikasi di tengah pesatnya arus informasi digital.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bontang, Kusnadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga keseimbangan informasi di masyarakat.
Dia menyebutkan fenomena informasi satu arah di media sosial kerap terjadi tanpa proses konfirmasi yang memadai, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman hingga provokasi.
“Di sinilah peran media mainstream sangat vital untuk mengonfirmasi fakta agar tidak terjadi persepsi negatif di masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0908/Bontang, Letkol Inf Ardiansyah, dalam sambutannya menyampaikan pertemuan tersebut menjadi ruang memperkuat hubungan baik antara TNI dan insan pers.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah rencana peluncuran Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) tingkat lokal yang akan digelar bertepatan dengan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun ini.
“Kami akan menyiapkan wadah dan apresiasi bagi karya jurnalis yang mampu memotret kemanunggalan TNI dengan rakyat selama TMMD nanti,” ujarnya.
Ia juga menantang para jurnalis di Bontang untuk berkompetisi menghasilkan karya terbaik, baik di media cetak, elektronik (televisi), maupun media daring.
Bahkan, Dandim berencana melibatkan jurnalis dalam kepanitiaan hingga proses penilaian lomba.
“Saya ingin media di Bontang tidak hanya hadir, tetapi juga berprestasi. Kita libatkan forum-forum jurnalis sebagai panitia dan penilai agar objektif,” tegasnya.
Selain itu, Letkol Inf Ardiansyah menegaskan komitmennya untuk selalu terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun.
Ia juga lebih mengutamakan komunikasi langsung melalui tatap muka dan silaturahmi.
“Pintu Kodim selalu terbuka. Saya lebih suka berkomunikasi langsung secara tatap muka daripada hanya melalui pesan singkat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dandim mengajak insan media untuk berkolaborasi dalam program sosial, termasuk rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah organisasi pers dan media di Bontang, di antaranya PWI, AJI, SMSI, JMSI, FJB, SPS, IJTI, serta LNG TV dan PKT TV. (*/Niwil)

















