BONTANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang terus menggencarkan program jemput bola perekaman e-KTP bagi pelajar yang telah berusia 16 sampai 17 tahun.

Kali ini, tim Disdukcapil menyambangi SMA Negeri 1 Bontang untuk melakukan perekaman data kependudukan secara langsung di sekolah.

Analis Kebijakan Disdukcapil Bontang, Reni Eka Wahyuni, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat kepemilikan e-KTP di kalangan pelajar.
“Hari ini kami melakukan perekaman di SMAN 1 Bontang. Dari total data Dapodik yang berjumlah 172 siswa, sebanyak 130 siswa sudah melakukan perekaman,” ujar Reni, Kamis 30 Oktober 2025.
Ia menambahkan, masih ada 42 siswa yang belum sempat melakukan perekaman, baik karena belum hadir maupun terkendala dokumen pendukung.
“Masih ada sekitar 42 siswa yang belum direkam. Nanti kami akan jadwalkan kembali agar seluruhnya bisa terekam,” jelasnya.
Program jemput bola ke sekolah ini, lanjut Reni, tidak hanya memudahkan siswa, tetapi juga membantu pemerintah mempercepat validasi data kependudukan di Kota Bontang.
Selain ke SMA Negeri 1, Disdukcapil juga berencana melanjutkan kegiatan serupa ke sekolah-sekolah lain, baik negeri maupun swasta.
Tujuannya agar setiap warga negara muda memiliki identitas resmi sejak dini dan dapat menggunakan e-KTP untuk berbagai keperluan administrasi, termasuk pendidikan dan pemilu mendatang.
“Kami berharap seluruh siswa usia 17 tahun di Bontang bisa segera memiliki e-KTP. Ini penting agar data kependudukan kita semakin akurat dan pelayanan publik bisa berjalan maksimal,” pungkasnya. (*/Lia)

















