Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim

Beranda » Hadiri Deklarasi Pemenangan di Guntung, Warga Keluhkan Masalah Banjir ke Neni -Agus

Hadiri Deklarasi Pemenangan di Guntung, Warga Keluhkan Masalah Banjir ke Neni -Agus

by Redaksi Cuitan Kaltim
Oktober 5, 2024
in Bontang, Pemilu, Pilkada, Politik, Umum
0
Tim Pemenangan Neni -Agus di Kelurahan Guntung

Tim Pemenangan Neni -Agus di Kelurahan Guntung

Share on Facebook

BONTANG — Ratusan warga Guntung menyambut kedatangan paslon kepala daerah Kota Bontang, Neni Moerniaeni dan Agus Haris, Jumat (4/10/2024) malam.

Tidak tanggung-tanggung, warga menyampaikan banyak keluhan mereka, utamanya masalah banjir yang tak kunjung dapat diatasi.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Guntung, Harianto (50), mengatakan masalah ini harusnya lebih diutamakan para pemegang kebijakan. Pun sementara dalam penanganan, tapi warga Guntung masih saja kena dampaknya.

“Saat ini memang masih berjalan. Tapi saat hujan, kami merasakan masih banjir. Jadi ada 3 sungai yang saat ini harus diatasi. Saat ini sungai Guntung baru satu sisi, jadi kami harapkan satu sisinya lagi,” katanya.

Warga Guntung Beri Dukungan Neni -Agus di Pilkada Bontang

Sama dengan Sungai Merah, pemerintah menangani hanya satu sisi. Sementara sisi lainnya belum disentuh. Harapannya satu sisinya lagi.

“Nah ke ujungnya, Sungai Kanibungan. Saat ini belum. Harapan kita bisa diatasi. Karena saat banjir kemarin, kendalanya di Sungai Kanibungan. Jadi kami harapkan betul-betul ada penanganan,” katanya.

Dia mengaku persoalan banjir ini sudah diperhatikan Agus Haris. Bahkan, kata Harianto, Agus Haris sudah memperjuangkan anggarannya.

“Kami menyadari tahun-tahun kemarin pak Agus Haris sudah mendorong itu. Namun terkendala beberapa hal. Beliau sudah mengalokasikan dana itu. Kita tau memang pak Agus Haris memprioritaskan itu,” ungkapnya.

Usai agenda kampanye, kepada awak media Agus Haris mengatakan pemerintah memang harus mengunjungi warganya secara rutin. Hanya dengan itu, pemerintah mengetahui secara faktual keluhan warganya.

Di menegaskan pemerintah perlu mengetahui secara rinci dan pasti seperti apa kebutuhan masyarakat, bahkan harus memahami dan merealisasikan apa yang menjadi hak-hak masyarakat.

“Kita harus ubah pola untuk melayani masyarakat. Jangan lagi menunggu aspirasi. Tapi bagaimana pemerintah memahami apa yang menjadi hak masyarakat,” tandasnya.

Agus Haris mengaku, dia bersama Neni Moerniaeni, bahkan sudah memetakan dan merincikan program yang akan mereka realisasikan jika mereka diberikan amanah.

Program-program itu, kata dia, sudah dikaji secara mendalam berdasarkan kebutuhan prioritas masyarakat Kota Bontang. “Jadi kita memang harus banyak berkunjung. Dan kami saat ini sudah tau kebutuhan masyarakat.”

Lebih lanjut politisi Gerindra itu mengatakan saat ini masalah prioritas yang harus diselesaikan untuk kesejahteraan warga Guntung adalah banjir. Katanya, pun pemerintah Bontang punya anggaran besar, namun masih belum mampu menyelesaikan masalah bulanan ini.

“Persoalan yang ada di Guntung ini adalah banjir. Ini tidak bisa kita hindari. Sekarang ini anggaran besar, tapi belum bisa diselesaikan oleh pemerintah,” ucapnya.

Bahkan, tegas Agus Haris, jika nanti Neni Moerniaeni dan dirinya diberikan amanah oleh rakyat untuk memimpin Kota Bontang, mereka akan mengintervensi pemerintah provinsi membantu menyelesaikan problem ini.

“Di samping kita akan membuat sodetan-sodetan dalam foleder, kita juga harus mendorong Pemprov Kaltim agar secepatnya membuat Bendungan pengendali (bendali) Suka Rahmat,” katanya.

“Kami juga meminta kepada Gubernur nanti agar datang di tiga daerah, yaitu Kutim, Kukar dan Bontang untuk melihat secara langsung persoalan banjir ini,” sambungnya.

Lebih jauh, Agus Haris mengatakan persoalan yang tidak kalah penting adalah keterhubungan (connecting) antara pihak perusahaan dan warga Kota Bontang. Mengingat perusahaan juga punya tanggungjawab sosial yang besar.

“Nahh selain itu harus ada connecting antara tanggungjawab sosial perusahaan dengan kebutuhan masyarakat yang harus kita tunaikan. Pemerintah harus menjembatani,” tandasnya.

Post Views: 37
Tags: BanjirNeni -Agus
Share28Send

Related Posts

Kondisi Banjir di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara

Curah Hujan Tinggi, Air Sungai Belayan Naik, Ini Sejumlah Desa yang Terdampak di Kukar

by Redaksi Cuitan Kaltim
Januari 12, 2026
0
56

KUKAR - Sebanyak 13 desa di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam...

Kondisi banjir di bawah rumah warga Desa Santan Tengah Kukar

Sudah 30 Tahun Tinggal, Warga Desa Santan Tengah Kukar Sebut Banjir Kali Ini Paling Parah

by Redaksi Cuitan Kaltim
Desember 30, 2025
0
176

KUKAR - Puluhan rumah warga di Desa Santan Tengah, Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terendam banjir. Hal itu...

Kondisi air tergenang di Jalan Polo Air Bontang. (Dok:Cuitan)

Sungai di Belakang Bank Danarta Bontang Meluap, Rumah Warga Api-Api Tergenang, Begini Kata Lurah

by Redaksi Cuitan Kaltim
Desember 20, 2025
0
155

BONTANG - Sungai di belakang Bank Danarta, Kelurahan Api-Api, Kota Bontang, meluap akibat curah hujan tinggi di wilayah hulu. Luapan...

Next Post
Posko Betah Berbenah di Berbas Tengah Diresmikan

Semakin Optimis Menang, Ratusan Warga Berbas Tengah Hadiri Peresmian Posko Betah Berbenah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • Kondisi banjir di Teluk Lingga Kutim

    Bukan Sekadar Banjir, Warga Teluk Lingga Kutim Khawatir Hal Ini Muncul

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Sengketa Lahan di Bontang Lestari, Ini Kata Polisi

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Motor Hilang di Parkiran RSUD Bontang, Polisi Ungkap Pelakunya

    44 shares
    Share 18 Tweet 11
  • Cek Jadwal Kapal Pelabuhan Loktuan Bontang Januari 2026

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Kasus Sultan UMKM Bontang Ramai Dibicarakan, Ini Penjelasan Polres

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

Maret 11, 2025
Konfirensi pers orang tua korban di dampingi kuasa hukum (Ist)

Fakta Kematian Tahanan Lapas, Ini Keterangan Kuasa Hukum Korban

Maret 13, 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

November 8, 2024
MK Tolak Gugatan Kota Bontang soal Dusun Sidrap, Kades Martadinata Imbau Warga Jaga Kondusivitas

MK Tolak Gugatan Kota Bontang soal Dusun Sidrap, Kades Martadinata Imbau Warga Jaga Kondusivitas

September 17, 2025
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
Barang bukti kasus pencurian yang diamankan polisi

Jejak Digital Bikin Polisi Bongkar Pencurian Laptop di Muara Badak Kukar

Januari 20, 2026
Banjir melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu (18/1/2026

Banjir Rendam Sejumlah Desa di Kenohan Kukar, Air Capai Pinggang Orang Dewasa

Januari 19, 2026
Terduga pelaku transaksi sabu diamankan polisi

Polres Kukar Hentikan Transaksi di Pinggir Jalan, Isinya Bikin Kaget

Januari 19, 2026
Proses Evakuasi Penumpang Kapal Wisata KM Teman Bejalanan

Kapal Wisata KM Teman Bejalanan Terbakar, Begini Proses Evakuasi Penumpang di Samarinda

Januari 19, 2026

Cuitan Kaltim

Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang