BONTANG – Pemerintah Kota Bontang berencana melakukan perombakan jabatan pada akhir April 2026.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan agenda mutasi akan dilaksanakan apabila seluruh tahapan berjalan tanpa hambatan.
“Saat ini prosesnya sudah masuk tahap administrasi. Kami juga telah melakukan pemetaan terhadap jabatan-jabatan yang akan dirotasi,” ujarnya, Kamis 16 April 2026.
Dia menambahkan, pihaknya belum dapat mengungkap secara rinci pejabat yang akan terdampak dalam kebijakan tersebut.
Namun, mutasi ini disebut sebagai langkah strategis untuk menyegarkan organisasi sekaligus mendorong peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN).
“Ini bagian dari penyegaran organisasi dan upaya meningkatkan kinerja ASN di lingkungan Pemkot Bontang,” katanya.
Lebih lanjut, Neni menjelaskan seluruh berkas pendukung telah diserahkan kepada Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan kini tinggal menunggu proses tersebut rampung.
“Berkas sudah kami ajukan ke BKPSDM, sekarang tinggal menunggu prosesnya selesai,” ucapnya.
Di sisi lain, tim terkait masih melakukan penilaian terhadap sejumlah posisi yang dinilai perlu diisi oleh pejabat baru.
Menurutnya, keputusan tersebut harus melalui pertimbangan matang karena berkaitan langsung dengan jalannya program pemerintah ke depan.
“Perlu perhitungan yang cermat, karena ini akan berpengaruh pada pelaksanaan program,” tegasnya.
Diketahui, terdapat sekitar 10 jabatan yang harus segera diisi, mulai dari kepala seksi, lurah, kepala bidang, kepala bagian, hingga sekretaris di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (*/Niwil)

















