BONTANG – Ikatan Keluarga Besar Pemuda (IKBP) NTT Bontang menggelar diskusi yang diikuti perwakilan dari berbagai daerah.
Sekaligus membahas agenda pemilihan ketua serta menanggapi isu viral terkait tiga oknum pemuda NTT di Kutai Timur yang didenda setelah memukul warga pribumi.
Dalam diskusi tersebut, anggota IKBP berupaya mencari solusi terbaik dan menetapkan rencana pertemuan lanjutan dalam beberapa minggu ke depan untuk menindaklanjuti keputusan bersama.
Ketua diskusi, Rangko, menekankan pentingnya kebersamaan dan penyelesaian masalah secara damai.
Sementara Yohan menambahkan bahwa pemuda NTT yang berada di perantauan memiliki tanggung jawab sosial untuk menghormati lingkungan dan masyarakat tempat mereka tinggal.
“Kita sebagai pemuda perantau harus menghargai bumi yang kita pijak dan menjaga nama baik komunitas,” ujar Yohan, Rabu 1 April 2026, malam.
Diketahui, pertemuan lanjutan diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang konkret terkait pemilihan ketua sekaligus memperkuat solidaritas pemuda NTT di Bontang. (*/Niwil)

















