CUITANKALTIM.COM, BONTANG – SMP Negeri 4 Bontang berupaya mengoptimalkan kuota penerimaan siswa baru pada SPMB 2026 dengan tetap mengacu pada aturan terbaru yang ditetapkan pemerintah.
Salah satu langkah yang diambil adalah membuka lima rombongan belajar (rombel) untuk tahun ajaran mendatang.
Kebijakan ini tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan penerimaan siswa, tetapi juga memastikan bahwa proses pembelajaran tetap berjalan efektif dan sesuai standar yang ditentukan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Endang Wahyuningsih, menjelaskan bahwa jumlah rombel disesuaikan dengan kondisi sekolah serta jumlah lulusan sebelumnya agar tidak terjadi ketimpangan.
“Iya, kami terima lima rombel. Itu menyesuaikan dengan jumlah lulusan yang juga lima rombel, serta ketersediaan ruang belajar,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan bahwa berdasarkan ketentuan terbaru, setiap rombel minimal harus diisi oleh 32 siswa. Aturan ini menjadi dasar dalam perhitungan kapasitas penerimaan.
Namun demikian, pihak sekolah tetap berupaya melakukan optimalisasi dengan menambah jumlah siswa hingga 35 orang per kelas, selama masih memungkinkan dan tidak mengurangi kualitas pembelajaran.
Dengan lima rombel yang dibuka, total kuota siswa baru yang dapat diterima diperkirakan mencapai antara 160 hingga 175 siswa.
Di sisi lain, untuk mekanisme jalur penerimaan, seperti zonasi, afirmasi, dan prestasi, hingga saat ini masih menunggu petunjuk teknis dari Disdikbud Bontang.
“Untuk jalur penerimaan masih dibahas di dinas. Juknisnya juga belum kami terima,” tuturnya. (MH/ADV)

















