Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim

Beranda » Infrastruktur Bontang Kuala Cepat Rusak, Perkim Ungkap Penyebab Utamanya

Infrastruktur Bontang Kuala Cepat Rusak, Perkim Ungkap Penyebab Utamanya

by Redaksi Cuitan Kaltim
3 Juni 2026
in Bontang, Umum
0
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bontang, Usman, saat menghadiri rapat bersama DPRD Bontang.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bontang, Usman, saat menghadiri rapat bersama DPRD Bontang. (Dok: Cuitan)

Share on Facebook

BONTANG – Beban lalu lintas yang terus meningkat disebut menjadi salah satu penyebab infrastruktur di kawasan wisata Bontang Kuala lebih cepat mengalami kerusakan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bontang, Usman, saat menghadiri rapat bersama DPRD Bontang.

Menurut Usman, trotoar di jalan utama di Bontang Kuala pada awalnya dirancang hanya untuk aktivitas pejalan kaki.

Namun seiring perkembangan kawasan, jalur tersebut kini juga dilintasi kendaraan roda dua hingga bentor.

“Beban konstruksinya tentu bertambah,” kata Usman di hadapan DPRD Bontang, Selasa (2/6/2026).

Dia menjelaskan, salah satu kerusakan yang kerap ditemukan yakni lantai jalan dan baut pengikat yang mulai longgar setelah sekitar dua tahun penggunaan.

Padahal, pemerintah terus melakukan pemeliharaan dan perbaikan secara berkala.

“Ini memang menjadi tantangan kami,” ujarnya.

Disperkimtan sebelumnya juga sempat menguji metode perkuatan konstruksi di kawasan Selambai dengan menambahkan lapisan cor beton di atas struktur yang ada.

Hasilnya dinilai cukup efektif dan memiliki daya tahan lebih baik dibanding metode sebelumnya.

“Hasilnya cukup bagus,” ungkapnya.

Meski demikian, metode tersebut belum bisa diterapkan secara menyeluruh karena masih membutuhkan kajian teknis yang sesuai dengan standar perencanaan nasional.

Menurut Usman, setiap metode konstruksi harus didukung perhitungan daya dukung dan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Harus sesuai standar yang berlaku,” tegasnya.

Selain faktor penggunaan, kualitas material juga turut menjadi perhatian. Usman menilai kualitas kayu ulin saat ini berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu.

Dirinya menyebut sebagian besar ulin yang tersedia berasal dari pohon yang lebih muda sehingga tingkat ketahanannya tidak sekuat material terdahulu.

“Ketahanannya berbeda,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Usman juga memaparkan perkembangan pembangunan Penerangan Jalan Lingkungan (PJL) di kawasan pesisir Bontang Kuala.

Menurut dia, desain tiang lampu dan instalasi pendukung telah disesuaikan dengan kondisi lingkungan laut yang memiliki tingkat korosi tinggi.

Untuk itu, pemerintah menggunakan tiang berbahan kayu ulin agar lebih tahan terhadap cuaca dan terpaan angin laut.

“Disesuaikan dengan kondisi pesisir,” jelasnym.

Sementara terkait sanitasi, Usman menjelaskan pengelolaan sistem air limbah bukan menjadi kewenangan Disperkimtan, melainkan berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Saat ini, kebutuhan sanitasi masyarakat masih ditopang melalui septic tank komunal yang dibangun pemerintah.

Meski begitu, pengembangan teknologi sanitasi yang lebih ramah lingkungan terus didorong guna menekan dampak pencemaran limbah domestik.

Usman menegaskan berbagai masukan dari DPRD dan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan layanan dasar di Bontang Kuala.

“Semua masukan akan kami tindak lanjuti,” tutupnya. (*/Niwil)

Post Views: 392
Tags: Beban Lalu LintasBontang KualaInfrastruktur Bontang KualaPerkim Bontang
Share27Send

Related Posts

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kota Bontang terus memperluas pemanfaatan energi terbarukan

DPKPP Bontang Terangi 172 KK di Pulau Pesisir, PLTS Komunal Segera Hadir di Pulau Gusung

by Redaksi Cuitan Kaltim
16 Juli 2026
0
111

BONTANG CUITANKALTIM.COM - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kota Bontang terus memperluas pemanfaatan energi terbarukan melalui program Surya...

Saat Perkim Bontang rapat dengan DPRD

Perkim Bontang Terapkan Aplikasi Digital Pengelolaan Rusun, Informasi Kamar dan Pembayaran Bisa Diakses Publik

by Redaksi Cuitan Kaltim
24 Juni 2026
0
128

BONTANG, CUITANKALTIM.COM - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Bontang menerapkan sistem digital dalam pengelolaan rumah susun (rusun)...

Pihak Perkim Bontang rapat dengan DPRD

Pendapatan Rusun di Bontang Tembus 57 Persen, Rusun Api-Api Nyaris Penuh dan Punya Daftar Tunggu

by Redaksi Cuitan Kaltim
24 Juni 2026
0
130

BONTANG, CUITANKALTIM.COM - Pendapatan daerah dari pengelolaan rumah susun (rusun) milik Pemerintah Kota Bontang menunjukkan tren positif. Hingga Mei 2026,...

Next Post
Perempuan dan pria di Kukar Diamankan Diduga edar Narkoba

Kasus Narkoba Terungkap, Perempuan dan Pria di Kukar Diamankan Polisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • Prosesi pemakaman bayi yang meninggal dunia usai menjalani penanganan medis di RS Santa Elisabeth Bengalon.

    Kasus Kematian Bayi di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim Masih Diselidiki Polisi

    277 shares
    Share 111 Tweet 69
  • Jadwal Kapal PELNI Juli 2026 dari Pelabuhan Bontang Resmi Dirilis, Catat Tanggal dan Rute Lengkapnya

    746 shares
    Share 298 Tweet 187
  • Mediasi Gugatan Perdata Basri Rase Kembali Dijadwalkan, Tergugat Siapkan Rekonvensi

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Gerak-gerik Mencurigakan di Jalan HM Ardans Bontang, Dua Pria Dibekuk Polisi

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Wali Kota Bontang Tekankan OPD Terus Perkuat Tata Kelola Data Pemerintahan

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelabuhan Semayang di Balikpapan

Jadwal Kapal Balikpapan – Surabaya April 2026, Dharma Lautan Utama Beroperasi Rutin

5 April 2026
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

11 Maret 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

8 November 2024
PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan - Parepare dan Balikpapan - Palu Februari - Maret 2026

PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan – Parepare dan Balikpapan – Palu Februari – Maret 2026

23 Februari 2026
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
AKBP Aryansyah Pimpin Polres Kutim

AKBP Aryansyah Pimpin Polres Kutim, Berbekal Pengalaman Ungkap Kasus Siber Internasional

18 Juli 2026
Pogres pembagunan IKN

Basuki Beberkan Progres IKN, Jalan Tol hingga Kawasan Legislatif Masih Dibangun

17 Juli 2026
Barang bukti yang diamankan Polres Bontang

Terendus dari Laporan Warga, Polisi Bongkar Dugaan Peredaran Sabu 10,22 Gram di Bontang

17 Juli 2026
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat diwawancarai awak media

Tahun Ajaran Baru, Wali Kota Bontang Tekankan Guru Jaga Mutu Pendidikan

17 Juli 2026

Cuitan Kaltim

Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang