BONTANG – Warga Muhammadiyah di Kota Bontang menyiapkan lima titik pelaksanaan salat Idulfitri 1447 Hijriah. Penetapan lokasi dilakukan untuk memudahkan jemaah menjangkau tempat ibadah yang lebih dekat.
Ketua Muhammadiyah Bontang, Mustamar, mengatakan pemetaan lokasi tersebut merupakan bagian dari upaya pelayanan kepada warga.
“Pemetaan lima lokasi ini kami lakukan demi memudahkan jangkauan para jamaah, sehingga warga muhammadiyah dapat beribadah di lokasi yang paling dekat dengan kediamannya”, ujarnya.
Pelaksanaan salat Idulfitri tahun ini mengacu pada keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan tersebut didasarkan pada prinsip serta parameter Kalender Hijriah Global (KHGT).
Adapun lima lokasi yang disiapkan tersebar di beberapa wilayah. Untuk kawasan Gunung Sari, salat digelar di Masjid Al-Ikhlas Muhammadiyah dengan khatib Ustadz Setiyoko Waluyo dari Korp Muballigh Muhammadiyah dan imam Ustadz Agus Setiawan R.
Di wilayah utara, pelaksanaan dipusatkan di GOR Loktuan. Khatib dijadwalkan Ustadz Arif Syarifuddin dari Majelis Tarjih PWM Kaltim, sementara imam Ustadz Reka Anshori.
Sementara itu, untuk kawasan pusat kota, salat dilaksanakan di Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang). Andi Sofyan Hasdam bertindak sebagai khatib, didampingi imam Ustadz H. Ali Hamdi.
Untuk wilayah Kelurahan Tanjung Laut, salat digelar di Masjid Fastabikhul Khoirot. Khatib Ustadz Achmad Thoyib dari Korp Muballigh Muhammadiyah dan imam Ustadz Rachman.
Lokasi lainnya berada di Masjid Darul Ilmi, kompleks Sekolah Kreatif Jalan Bandung 4. Di lokasi ini, khatib Ustadz Muhammad Rofiq dari Majelis Tarjih PP Muhammadiyah, dengan imam Ustadz Khalid Amrullah.
Dengan penetapan tersebut, diharapkan pelaksanaan salat Idulfitri dapat berjalan tertib serta menjangkau lebih banyak jemaah di berbagai wilayah Kota Bontang. (*/Nwl)

















