SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, akhirnya merespons gelombang aksi mahasiswa dan masyarakat lewat sebuah video di media sosialnya.
Dia menyampaikan apresiasi atas kritik yang disuarakan saat demonstrasi di Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Samarinda pada Selasa (21/4/2026).
“Terima kasih atas kritik dan masukan dari mahasiswa serta seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari kontrol sosial. Apa yang disampaikan hari ini sangat bernilai. Kami di Pemprov Kaltim akan menjadikannya sebagai dorongan untuk mempercepat perbaikan kinerja ke depan,” ujarnya.
Sebelumnya, ribuan demonstran turun ke jalan di Samarinda. Mereka menuntut evaluasi menyeluruh terhadap kinerja gubernur, audit kebijakan, serta penolakan terhadap praktik KKN.
Sorotan utama massa tertuju pada anggaran pengadaan mobil dinas senilai Rp8,5 miliar dan renovasi rumah jabatan yang mencapai Rp25 miliar.
Dalam aksi tersebut, massa juga mendesak Rudy Mas’ud untuk menemui mereka secara langsung.
Namun tuntutan itu tidak dipenuhi. Gubernur memilih turun usai Mangrib. Situasi sempat memanas hingga akhirnya aparat membubarkan massa menggunakan water cannon, meski dalam intensitas terbatas. (*/IBS)

















