BONTANG – Anggota DPR Bontang, Sitti Yara, mendukung penuh rencana berdirinya pabrik soda ash di Kota Bontang.
Pabrik ini dinilai bisa menjadi solusi untuk mengurangi pengangguran. Pada Agustus 2024, pengangguran di Bontang tercatat 6.631 orang.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 7,06% pada 2024.
Wakil Ketua DPRD itu berharap pabrik ini dapat menyerap tenaga kerja lokal. Selain itu, masyarakat akan mendapat pelatihan untuk meningkatkan keterampilan.
“Pabrik soda ash ini diharapkan membuka lapangan kerja baru. Juga memberi kesempatan bagi masyarakat Bontang mendapat pekerjaan layak,” katanya, Senin 3 November 2025.
Informasi yang diproleh, proyek pembangunan pabrik soda ash akan menyerap 886 pekerja selama proses pengerjaan.
Sebanyak 800 orang bekerja di konstruksi. Sisanya adalah pengawas proyek.
Proyek ini masuk kategori Proyek Strategis Nasional. PT Pupuk Kaltim sebagai pemilik proyek memastikan prioritas diberikan kepada pekerja lokal.
Dengan adanya pabrik, angka pengangguran di Bontang diharapkan terus menurun. Ekonomi lokal pun diyakini akan membaik.
Ketua Perempuan Bangsa PKB itu menekankan dampak positif pabrik tidak hanya dari sisi ekonomi. Dampak sosial juga diharapkan meningkat.
Masyarakat akan punya akses lebih luas untuk bekerja dan meningkatkan taraf hidup.
“Harapannya, pabrik soda ash segera beroperasi dan memberi manfaat signifikan bagi masyarakat Bontang,” pungkasnya. (*/Bas)


















