SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan program unggulan Gratispol dan Jospol tetap dilanjutkan meski ruang fiskal daerah kian terbatas.
Program ini mencakup pendidikan gratis hingga jenjang S3, layanan kesehatan, internet desa, hingga bantuan administrasi rumah.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan program tersebut tetap menjadi prioritas, namun pelaksanaannya akan diperketat agar lebih tepat sasaran.
“Kami lanjutkan, tapi harus lebih terukur,” tegasnya dalam Musrenbang RKPD 2027 di Samarinda, Kamis (30/4/2026).
Dia juga menekankan bahwa setiap anggaran kini harus dikelola lebih hati-hati di tengah keterbatasan fiskal daerah.
“Setiap rupiah harus tepat guna,” ujarnya.
Kata dia, program Gratispol selama ini diklaim telah dirasakan masyarakat, mulai dari bantuan pendidikan hingga layanan dasar lainnya.
“Sejauh ini program ini akan terus kita realisasikan untuk masyrakat,” pungkasnya. (*/Red)

















