Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim

Beranda » Studi Terkini : Krisis Iklim Ancam Produksi Susu Sapi

Studi Terkini : Krisis Iklim Ancam Produksi Susu Sapi

by Redaksi Cuitan Kaltim
11 Juli 2025
in Nasional, Umum
0
Studi Terkini : Krisis Iklim Ancam Produksi Susu Sapi. (iStockPhoto)

Studi Terkini : Krisis Iklim Ancam Produksi Susu Sapi. (iStockPhoto)

Share on Facebook

JAKARTA – Perubahan cuaca ekstrem berdampak pada penurunan produksi susu sapi dalam sehari mencapai 10 persen.

Penelitian baru yang di publikasikan di Science Advances menguak fakta bahwa suhu panas yang ekstrem tidak hanya berdampak pada produksi susu sapi yang menurun dalam sehari, tetapi menyebabkan dampak berkepanjangan yang dapat bertahan hingga lebih dari seminggu.

Penelitian ini membahas masalah krusial yang dihadapi industri susu global di tengah kondisi darurat iklim, meskipun menggunakan teknologi pendingin canggih.

Penelitian ini menjadikan Israel sebagai fokus utama karena reputasinya sebagai penghasil susu paling inovatif di dunia.

Memanfaatkan teknologi canggih seperti kipas angin, sistem semprot air dan ventilasi dapat menghasilkan produk susu sapi yang tinggi seharusnya mampu menghadapi tantangan ini.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa pendingin hanya mampu mengurangi separuh dari kerugian produksi dan mengalami penurunan pada hari-hari terpanas.

Mengutip Liputan6.Com, Jumat (11/7/25) Rekan penulis studi, Eyal Frank, menyatakan bahwa peternakan yang paling canggih sekalipun mungkin tidak cukup siap untuk menghadapi perubahan iklim. “Strategi adaptasi yang ada mungkin tidak cukup,” katanya.

Suhu Melebihi 26 Derajat Celcius Produktivitas Sapi Menurun

Sebuah penelitian jangka panjang terhadap 130 ribu sapi selama 12 tahun mengungkap penurunan drastis produksi susu sapi saat suhu bola basah melebihi 26 derajat Celcius.

Dampak yang di hasilkan dari kondisi lembab tersebut membuat sapi setara dengan mandi uap sehingga membutuhkan waktu 10 hari untuk kembali pulih sepenuhnya . Meskipun sebagian besar peternakan telah menggunakan sistem pendingin tetapi efektivitasnya masih terbatas.

Riset menunjukkan penggunaan pendingin dapat mengurangi kerugian produksi susu hingga setengahnya pada suhu bola basah 20 derajat Celcius.

Namun, efektivitasnya menurun menjadi 40 persen saat suhu mencapai 24 derajat Celcius. Meski demikian, investasi dalam sistem pendingin tetap dinilai menguntungkan, dengan rata-rata balik modal dalam 18 bulan.

Studi ini juga memperkirakan dampak global dengan menggunakan data Israel sebagai acuan. Tanpa sistem pendingin, produksi susu harian di 10 negara penghasil susu terbesar dunia diprediksi turun hingga 4 persen pada pertengahan abad ini, dengan penurunan paling tajam terjadi di negara-negara beriklim panas seperti India, Pakistan, dan Brasil.

Biaya Adaptasi Iklim Ekstrem Jadi Beban Baru Peternak 

Biaya Adaptasi Iklim ekstrem dinilai memberatkan petani dan produsen susu sapi dengn penghasilan rendah.

Profesor madya di Universitas Ibrani Yerusalem, Ayal Kimhi, menyatakan bahwa biaya adaptasi yang mahal menjadi pertimbangan matang antara biaya dan manfaatnya.

Kondisi iklim yang ekstrem menyebabkan stres pada hewan sehingga berdampak pada kesejahteraan hidup, pola kesuburan dan kemampuan bertahan hidup.

Di sisi lain, petani di berbagai belahan dunia menghadapi cuaca ekstrem seperti banjir, gelombang panas dan hujan yang tidak menentu yang mengancam panen dan penghidupan mereka.

Di lansir dari Liputan6.Com, Jumat (11/7/25) Penulis utama studi, Claire Palandri, menekankan perlunya strategi yang lebih komprehensif untuk mengurangi faktor stres pada sapi, seperti kurungan dan pemisahan anak sapi.

“Tanpa tindakan yang lebih cepat, dampak perubahan iklim tidak hanya akan mengubah upaya para peternak, tapi juga apa yang kita makan dan minum,” kata Frank.

Penggunaan Pupuk Kandang Berlebihan 

Dampak perubahan iklim mempengaruhi  Hasil pertanian dan ekosistem termasuk salah satunya di Belanda.

Negara ini mengalami tekanan besar diakibatkan tingginya emisi nitrogen yang mengakibatkan target hijau uni eropa berada di ujung tanduk.

Sebagai pengekspor pertanian terbesar kedua di dunia menjadikan Belanda krisis nitrogen di kawasan Eropa. Pertanyaannya kini: bisakah produksi pangan dan konservasi alam benar-benar berimbang?

Belanda memiliki nitrogen per hektare tiga kali lebih banyak di banding rata-rata Uni Eropa, namun pemerintah mengeluarkan kebijakan penundaan hingga 2035.

Keputusan ini bertentangan dengan hukum nasional dan Eropa untuk menekan polusi nitrat mendekati nol pada 2050.

Pertanian intensif menjadi biang utama dengan rasio 620 ternak per 100 penduduk. Lahan yang terbilang padat, peternakan tidak hanya menghasilkan produk pangan tetapi memproduksi limbah pupuk kandang dalam jumlah besar yang sulit di kendalikan. (*/Tika)

Post Views: 204
Tags: Cuaca ekstremIklimPeternakProduksi susu Sapi
Share10Send

Related Posts

BPBD lakukan pencarian kapal hayut

Girigen Minyak Ditemukan, Kapal Hanyut di Bontang Masih Dicari

by Redaksi Cuitan Kaltim
8 Januari 2026
0
144

BONTANG - Sebuah kapal dilaporkan hanyut di perairan Kota Bontang. Kejadian terjadi Rabu, 7 Januari 2026 malam. Kapal diketahui putus...

BPBD Bontang pantau lokasi banjir beberapa waktu lalu

BPBD Bontang Keluarkan Lima Himbauan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem

by Redaksi Cuitan Kaltim
26 September 2025
0
49

BONTANG - BPBD Kota Bontang secara resmi mengeluarkan surat himbauan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana pada periode September hingga Desember 2025....

Next Post
Sering Main Hp? Ini Resiko Serius Bagi Otak. (Tempo.Com)

Sering Main Hp? Ini Resiko Serius Bagi Otak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • Prosesi pemakaman bayi yang meninggal dunia usai menjalani penanganan medis di RS Santa Elisabeth Bengalon.

    Kasus Kematian Bayi di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim Masih Diselidiki Polisi

    280 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Jadwal Kapal PELNI Juli 2026 dari Pelabuhan Bontang Resmi Dirilis, Catat Tanggal dan Rute Lengkapnya

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Mediasi Gugatan Perdata Basri Rase Kembali Dijadwalkan, Tergugat Siapkan Rekonvensi

    127 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Gerak-gerik Mencurigakan di Jalan HM Ardans Bontang, Dua Pria Dibekuk Polisi

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Wali Kota Bontang Tekankan OPD Terus Perkuat Tata Kelola Data Pemerintahan

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelabuhan Semayang di Balikpapan

Jadwal Kapal Balikpapan – Surabaya April 2026, Dharma Lautan Utama Beroperasi Rutin

5 April 2026
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

11 Maret 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

8 November 2024
PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan - Parepare dan Balikpapan - Palu Februari - Maret 2026

PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan – Parepare dan Balikpapan – Palu Februari – Maret 2026

23 Februari 2026
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
AKBP Aryansyah Pimpin Polres Kutim

AKBP Aryansyah Pimpin Polres Kutim, Berbekal Pengalaman Ungkap Kasus Siber Internasional

18 Juli 2026
Pogres pembagunan IKN

Basuki Beberkan Progres IKN, Jalan Tol hingga Kawasan Legislatif Masih Dibangun

17 Juli 2026
Barang bukti yang diamankan Polres Bontang

Terendus dari Laporan Warga, Polisi Bongkar Dugaan Peredaran Sabu 10,22 Gram di Bontang

17 Juli 2026
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat diwawancarai awak media

Tahun Ajaran Baru, Wali Kota Bontang Tekankan Guru Jaga Mutu Pendidikan

17 Juli 2026

Cuitan Kaltim

Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang