CUITANKALTIM,COM, BONTANG – Akses yang aman dan layak menuju sekolah menjadi perhatian utama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang.
Salah satunya adalah kondisi jembatan menuju SMP Negeri 5 Bontang yang kini membutuhkan perbaikan segera.
Jembatan tersebut menjadi jalur utama yang digunakan siswa dan guru setiap hari. Tanpa akses tersebut, proses belajar mengajar akan terganggu secara signifikan.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menegaskan bahwa akses pendidikan tidak hanya soal gedung, tetapi juga infrastruktur pendukung seperti jalan dan jembatan.
“Fasilitas pendidikan harus dilihat secara menyeluruh, termasuk akses menuju sekolah,” katanya saat ditemui, Sabtu (11/4/2026).
Ia menilai jika perbaikan jembatan ini merupakan bagian dari upaya pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh wilayah Bontang.
“Anak-anak harus bisa bersekolah dengan aman tanpa rasa khawatir,” ujarnya.
Disdikbud kini mengusulkan kerjasama dengan perusahaan agar perbaikan bisa segera direalisasikan tanpa menunggu kondisi keuangan daerah membaik.
Hak itu diharapkan mampu memastikan bahwa seluruh siswa mendapatkan akses pendidikan yang layak dan aman.
Dengan perbaikan jembatan, Disdikbud optimistis aktivitas belajar mengajar akan berjalan lebih lancar dan nyaman bagi semua pihak. (MH/ADV)

















