BONTANG – Upaya peningkatan kesejahteraan nelayan terus didorong melalui penyaluran bantuan 14 unit mesin kapal 18 PK kepada kelompok perikanan Pulo Battoa Bersatu di Bontang.
Bantuan ini merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat yang diperjuangkan anggota DPRD Provinsi Kaltim dari Partai NasDem, Arfan.
Anggota DPRD Kota Bontang sekaligus perwakilan kelompok nelayan, Muhammad Sahib, menyampaikan, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata perhatian terhadap kebutuhan nelayan di daerah.
“Mesin-mesin ini murni bantuan dari aspirasi DPRD Kaltim, dari Partai NasDem, Pak Arfan,” ujarnya, Kamis 30 April 2026.
Menurutnya, bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan, khususnya dalam mendukung aktivitas melaut agar lebih efektif dan efisien.
Sahib juga menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada nelayan Bontang. Ia menilai, kehadiran bantuan tersebut menjadi motivasi bagi kelompok perikanan untuk terus berkembang.
“Mewakili kelompok perikanan Pulo Battoa Bersatu, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada nelayan di Kota Bontang,” ucapnya.
Ia juga berharap ke depan program serupa dapat menjangkau lebih banyak kelompok nelayan, dengan dukungan komunikasi dan pendampingan yang semakin baik, terutama dalam proses administrasi.
Selain itu, Sahib menegaskan pentingnya menjaga amanah bantuan agar dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Kalau ada hal-hal yang tidak sesuai, silakan dilaporkan. Kita ingin bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan nelayan,” tegasnya.
Sementara itu, Arfan menyebut penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat pesisir.
Ia mengakui masih ada beberapa kelompok yang belum dapat terakomodasi pada tahap ini, namun hal tersebut menjadi bahan evaluasi untuk penyaluran berikutnya.
“Ini menjadi catatan bagi kami agar ke depan koordinasi semakin baik, sehingga lebih banyak kelompok nelayan yang bisa menerima manfaat,” ungkapnya.
Arfan memastikan akan terus mendorong program-program yang berpihak pada nelayan, sekaligus memperkuat sinergi dengan dinas terkait agar proses penyaluran bantuan semakin optimal.
“Yang terpenting, kita terus berupaya agar kebutuhan nelayan dapat terpenuhi dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (*/Niwil)

















