BONTANG – Komisi A DPRD Kota Bontang melakukan kunjungan lapangan ke PT Badak LNG untuk membahas isu ketenagakerjaan.
Pembahasanya terkait potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) serta penguatan program pelatihan keterampilan bagi masyarakat.
Kunjungan tersebut difokuskan pada pengembangan program pelatihan, terutama di bidang pengelasan, yang dinilai dapat menjadi salah satu solusi peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal.
Anggota Komisi A DPRD Bontang, Muhammad Irfan, menyampaikan, program pelatihan pengelasan merupakan langkah nyata yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kemampuan kerja.
“Program pengelasan ini mungkin bisa dilanjutkan, karena sangat membantu,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Dia menambahkan, pelatihan seperti ini menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk bersaing di berbagai sektor industri, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Menurutnya, pelatihan tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka peluang kerja yang lebih luas bagi peserta.
“Setidaknya mereka bisa mendapatkan ilmu dari PT Badak, meskipun tidak bisa bekerja di PT Badak,” tambahnya.
Irfan juga menilai, program ini dapat menjadi salah satu upaya untuk menekan dampak PHK serta menjawab keterbatasan lapangan kerja yang ada saat ini.
“Dengan ini saya bisa sampai di Jepang,” tutupnya. (*/Nwl)

















