BONTANG – Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, menyoroti adanya titipan orang dalam saat melakukan kunjungan ke Badak LNG.
Dia mendesak agar rekrutmen tenaga kerja lebih transparan. Menurutnya, titipan orang dalam dalam proses rekrutmen tenaga kerja merupakan sebuah kecurangan yang tidak bisa dibenarkan.
“Sistem penerimaan karyawan harus berjalan lebih adil dan transparan,” ujarnya pada Senin (4/5/2026).
Selain itu, ia juga mengaku menerima laporan terkait dugaan intervensi dalam proses seleksi.
Kata Heri, ada indikasi campur tangan pihak tertentu saat rekrutmen berlangsung.
“Ada campur tangan user saat proses rekrutmen dilakukan, bahkan ada titipan dari orang dalam,” ungkapnya.
Hal tersebut dinilai berpotensi mencederai asas keadilan dalam dunia kerja.
Di sisi lain, dengan tingginya kebutuhan lapangan pekerjaan, praktik tersebut dapat mencederai penilaian masyarakat terhadap perusahaan.
Selain itu, hal tersebut juga berpotensi membuat masyarakat tidak lagi mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkarier di dunia industri.
Ia menilai bahwa rekrutmen tenaga kerja wajib berdasarkan kompetensi, bukan karena kedekatan.
“Rekrutmen harus bersih. Ini soal prosedur,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, pihak Badak LNG melalui Senior Manager Human Capital, Ravito Karismael, menyatakan bahwa pihaknya akan selalu terbuka jika ada laporan terkait proses rekrutmen yang tidak sehat.
“Terkait intervensi mitra kerja dalam rekrutmen, bila ada intimidasi kami akan segera melakukan tindak lanjut,” pungkasnya. (*/Nwl)

















