CUITANKALTIM.COM, BONTANG – Keterlibatan SD Negeri 003 Bontang Utara dalam FLS3N tahun ini tidak lepas dari peran besar kegiatan ekstrakurikuler yang telah berjalan secara konsisten. Pembinaan yang terstruktur menjadi fondasi utama kesiapan siswa.
Sekolah memanfaatkan program ekstrakurikuler sebagai sarana utama pelatihan peserta lomba. Setiap kegiatan dirancang selaras dengan cabang yang akan diikuti dalam kompetisi.
“Latihan yang kami lakukan bukan mendadak, tapi sudah menjadi bagian dari rutinitas siswa,” kata Kepala SDN 003 Bontang Utara, Abdillah, Jumat (8/5/2026).
Berbagai bidang seni seperti mendongeng, menggambar, dan kerajinan tangan menjadi fokus pembinaan. Dengan pendekatan tersebut, siswa tidak hanya berlatih untuk lomba, tetapi juga mengembangkan kreativitas.
Peserta yang terpilih merupakan hasil dari proses pengamatan dan penilaian selama mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini memastikan kualitas peserta tetap terjaga.
“Kami memantau perkembangan mereka sejak awal, jadi tidak ada yang dipilih secara instan,” ujarnya.
Selain aspek teknis, pembinaan juga menyentuh penguatan karakter. Siswa dilatih untuk disiplin, fokus, dan bertanggung jawab terhadap proses yang dijalani.
Pendekatan ini diyakini mampu meningkatkan kesiapan siswa secara menyeluruh, baik dari segi kemampuan maupun sikap.
“Kami ingin mereka tampil dengan percaya diri karena sudah terbiasa berlatih,” terangnya.
Dengan sistem pembinaan yang matang, sekolah optimistis dapat bersaing secara kompetitif di berbagai cabang. (MH/ADV)

















