CUITANKALTIM.COM, BONTANG – Keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) di SDN 011 Bontang Selatan tidak lepas dari evaluasi rutin yang dilakukan secara berkala.
Koordinator Kesiswaan, Maria Ekawati, mengungkapkan bahwa sejak awal program berjalan, pihak sekolah bersama penyedia layanan SPPG terus melakukan peninjauan untuk memastikan kualitas makanan dan pelaksanaan program tetap optimal.
Evaluasi ini, kata dia, mencakup berbagai aspek, mulai dari variasi menu, kesesuaian gizi, hingga respons siswa terhadap makanan yang disajikan.
Maria menjelaskan, melalui evaluasi tersebut, pihak penyedia mampu menghadirkan menu yang semakin beragam dan sesuai dengan selera anak-anak.
Hal ini penting agar siswa tidak merasa bosan sekaligus memastikan asupan nutrisi tetap terpenuhi dengan baik.
“Perbaikan berkelanjutan inilah yang membuat program MBG berjalan lancar hingga saat ini, bahkan menunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu,” tuturnya, Kamis 13 Mei 2026.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa evaluasi juga melibatkan masukan dari siswa dan orang tua, sehingga program benar-benar berbasis kebutuhan.
Dengan pendekatan ini, MBG tidak hanya menjadi program formal, tetapi juga solusi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh seluruh pihak yang terlibat dalam lingkungan sekolah.
Selain itu, pihak sekolah juga menjadikan hasil evaluasi sebagai dasar dalam merancang langkah perbaikan jangka panjang.
“Jadi, setiap temuan di lapangan dicatat dan dianalisis agar tidak terulang di kemudian hari, sehingga kualitas layanan dapat terus meningkat secara konsisten,” ucapnya.
Dengan sistem evaluasi yang terstruktur, SDN 011 Bontang Selatan optimistis program MBG dapat terus berkembang dan menjadi contoh pelaksanaan program serupa di sekolah lain, khususnya dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan layanan. (MH/ADV)

















