BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang terus mematangkan materi booklet promosi investasi.
Hal itu sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik investasi daerah dan menarik minat investor masuk ke Kota Bontang.
Booklet promosi investasi tersebut disusun sebagai media informasi yang memuat berbagai potensi unggulan daerah, peluang usaha strategis, hingga kebijakan investasi yang dapat menjadi acuan bagi calon investor dan pelaku usaha.
Pejabat Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel mengatakan, booklet ini tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai sumber informasi investasi yang lengkap dan mudah dipahami.
“Dalam booklet tersebut tidak hanya memuat potensi daerah, namun juga memuat kebijakan investasi agar dapat dipahami oleh para investor dan pelaku usaha,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Menurutnya, melalui booklet promosi investasi ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan inquiries, kunjungan investor, serta mempercepat proses perizinan yang lebih jelas, mudah, dan terintegrasi.
Selain itu, booklet tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kemitraan dan realisasi investasi, khususnya pada sektor non-industri berat yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Kota Bontang.
“Dengan booklet ini kami akan memberikan gambaran terkait potensi dan peluang investasi serta meningkatkan kepercayaan dan minat investasi,” katanya.
DPMPTSP Bontang juga akan memaksimalkan sosialisasi terkait regulasi investasi terbaru guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta mendorong lahirnya industri baru di luar sektor migas dan kimia.
Pemerintah Kota Bontang berharap langkah ini mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.
“Kita berharap dengan booklet tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta membuka peluang kerja terhadap masyarakat Kota Bontang,” tutupnya. (*/Ary)

















