BONTANG – Pengawasan disiplin guru di Kota Bontang dilakukan secara berjenjang melalui kepala sekolah dan pengawas sekolah.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Bontang, Ishak Karangan, mengatakan bahwa saat ini terdapat 25 pengawas sekolah yang bertugas memantau sekolah binaan masing-masing.
Menurutnya, setiap persoalan disiplin pertama kali dikonfirmasi melalui kepala sekolah dan pengawas sebelum ditindaklanjuti dinas.
“Kalau ada laporan guru tidak masuk atau indisipliner, kami cek dulu melalui pengawas dan absensi,” katanya pada selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, sebagian besar pelanggaran yang ditemukan masih tergolong ringan, seperti kesalahan absensi atau keterlambatan administrasi.
Selain itu, Disdik juga mengedepankan pendekatan persuasif sebelum menjatuhkan sanksi kepada tenaga pendidik.
“Kita cari dulu akar masalahnya. Bisa saja karena keluarga atau jarak rumah yang jauh,” ujarnya.
Ishak, menegaskan apabila pelanggaran terus berulang, dinas tidak segan memberikan teguran hingga rekomendasi penundaan kenaikan pangkat.
“Pengawasan kita lakukan tanpa pandang bulu sesuai arahan wali kota dan wakil wali kota” tegasnya. (MH/ADV)

















