Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim

Beranda » Rokok Ilegal Mudah Ditemukan di Bontang, Pengawasan Bea Cukai Dipertanyakan

Rokok Ilegal Mudah Ditemukan di Bontang, Pengawasan Bea Cukai Dipertanyakan

by Redaksi Cuitan Kaltim
4 Juni 2026
in Bontang, Umum
0
Sejumlah rokok ilegal yang disita Bea Cukai

Sejumlah rokok ilegal yang disita Bea Cukai Bontang (Dok: Cuitan)

Share on Facebook

BONTANG – Peredaran rokok ilegal di Kota Bontang kembali menjadi sorotan. Meski berbagai operasi dan sosialisasi terus dilakukan.

Di mana, produk rokok tanpa pita cukai atau yang diduga ilegal masih dengan mudah ditemukan di sejumlah warung hingga jalur distribusi lainnya.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas pengawasan yang dilakukan Bea Cukai sebagai instansi yang memiliki kewenangan utama dalam mengawasi barang kena cukai.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Bontang, Rida Budi Santoso, mengakui peredaran rokok ilegal hingga kini masih ditemukan di lapangan.

Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari edukasi kepada masyarakat hingga operasi penindakan secara rutin.

“Sudah melakukan berbagai cara. Selain edukasi kepada masyarakat, kami juga rutin melakukan operasi cukai. Bahkan sebelum libur panjang kemarin, tim turun selama satu minggu penuh dan menemukan beberapa barang yang kemudian diamankan,” ujarnya Kamis (4/6/2026).

Dia menjelaskan, sejak Januari hingga pertengahan tahun 2026, pihaknya telah beberapa kali melakukan penindakan terhadap temuan rokok ilegal. Namun, peredarannya belum bisa dihentikan sepenuhnya.

Salah satu kendala yang dihadapi, kata dia, adalah keterbatasan personel pengawasan.

“Unit pengawasan kami hanya sembilan orang. Sementara wilayah yang harus diawasi cukup luas. Karena itu, pasti membutuhkan informasi dari masyarakat apabila menemukan dugaan peredaran rokok ilegal,” katanya.

Meski demikian, fakta di lapangan menunjukkan rokok ilegal masih relatif mudah ditemukan.

Bahkan, dalam operasi rutin yang dilakukan hampir setiap bulan, petugas mengaku nyaris selalu menemukan pelanggaran.

“Kalau operasi pasti menemukan. Entah satu bungkus, dua bungkus atau lebih. Masih ada saja yang menjual,” ungkap Anang, salah seorang petugas pengawasan Bea Cukai Bontang.

Menurut Anang, tantangan pengawasan kini semakin kompleks seiring berubahnya pola distribusi rokok ilegal.

Salah satu jalur yang dinilai paling sulit diawasi adalah penjualan melalui platform e-commerce.

“Yang sekarang cukup marak melalui e-commerce. Tantangannya, barang yang dikirim sering tidak sesuai dengan keterangan. Misalnya diberitahukan sebagai suvenir atau barang lain, padahal setelah diperiksa isinya rokok,” jelasnya.

Praktik tersebut membuat proses pelacakan menjadi lebih sulit karena identitas pengirim maupun penerima kerap tidak sesuai dengan data sebenarnya.

Meski telah menjalin kerja sama dengan perusahaan jasa pengiriman dan marketplace, Anang mengakui para pelaku terus mengembangkan berbagai modus baru.

“Modusnya sangat dinamis. Itu yang menjadi tantangan terbesar bagi kami saat ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bea Cukai juga menyoroti tingginya minat masyarakat terhadap rokok ilegal yang dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan produk resmi.

Rida menilai, peredaran rokok ilegal tidak hanya dipicu oleh keberadaan pemasok, tetapi juga tingginya permintaan dari konsumen.

“Kalau dalam prinsip ekonomi, di mana ada demand, pasti ada supply. Karena itu kami tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat agar tidak membeli rokok ilegal,” pungkasnya.

Diketahui, Bea Cukai Bontang mencatat telah melaksanakan hampir 20 kali operasi sepanjang 2026, baik operasi rutin maupun yang dilakukan berdasarkan laporan masyarakat.  (*/Niwil)

Post Views: 332
Tags: Bea Cukai BontangMaraknya Rokok Ilegal di BontangRokok Ilegal
Share26Send

Related Posts

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris

Agus Haris Desak Bea Cukai dan KPP Tindak Tegas Peredaran Rokok Ilegal di Bontang

by Redaksi Cuitan Kaltim
16 Juni 2026
0
124

BONTANG, CUITANKALTIM.COM - Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mendesak instansi terkait, khususnya Bea Cukai dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP),...

Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib,

Marak Rokok Ilegal di Bontang, DPRD Minta Pemkot Ambil Langkah Tegas

by Redaksi Cuitan Kaltim
11 Juni 2026
0
100

BONTANG - Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib, meminta Pemkot Bontang mengambil langkah tegas dalam menyikapi maraknya peredaran rokok ilegal yang...

Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib

Muhammad Sahib Semprot Bea Cukai Bontang, Jangan Terus Berlindung di Balik Alasan Kekurangan Personel

by Redaksi Cuitan Kaltim
8 Juni 2026
0
149

BONTANG - Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib, menyoroti masih maraknya peredaran rokok ilegal di Kota Bontang. Dia menilai alasan keterbatasan personel yang...

Next Post
Kondisi di Pelabuhan Loktuan Bontang beberapa bulan lalu

Kabar Baik, Tiket PELNI Diskon 30 Persen Kelas Ekonomi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • Prosesi pemakaman bayi yang meninggal dunia usai menjalani penanganan medis di RS Santa Elisabeth Bengalon.

    Kasus Kematian Bayi di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim Masih Diselidiki Polisi

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Jadwal Kapal PELNI Juli 2026 dari Pelabuhan Bontang Resmi Dirilis, Catat Tanggal dan Rute Lengkapnya

    814 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Terendus dari Laporan Warga, Polisi Bongkar Dugaan Peredaran Sabu 10,22 Gram di Bontang

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Gerak-gerik Mencurigakan di Jalan HM Ardans Bontang, Dua Pria Dibekuk Polisi

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Wali Kota Bontang Tekankan OPD Terus Perkuat Tata Kelola Data Pemerintahan

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelabuhan Semayang di Balikpapan

Jadwal Kapal Balikpapan – Surabaya April 2026, Dharma Lautan Utama Beroperasi Rutin

5 April 2026
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

11 Maret 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

8 November 2024
PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan - Parepare dan Balikpapan - Palu Februari - Maret 2026

PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan – Parepare dan Balikpapan – Palu Februari – Maret 2026

23 Februari 2026
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
Ilustrasi terduga pelaku kasus pencurian

Komplotan Pencuri Kabel hingga Tandon Air di Bontang Dibekuk, Tujuh Pelaku Ditangkap dalam Sehari

20 Juli 2026
Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Untung Surapati, Gang KBB, RT 08, Kelurahan Karang Asam Ulu,

Lima Rumah di Samarinda Ludes Terbakar, 28 Warga Terdampak

20 Juli 2026
Konsolidasi Partai PKS Kutim

PKS Kutim Matangkan Konsolidasi, Akhmad Wasrip Targetkan Menang Pileg dan Pilkada

20 Juli 2026
Spanyol juara Piala Dunia 2026

Langkah Lionel Messi Terhenti, Ferran Torres Cetak Gol Penentu, Spanyol Juara Piala Dunia 2026

20 Juli 2026

Cuitan Kaltim

Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang