BONTANG – Transformasi pelayanan publik di Kota Bontang terus digulirkan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini tidak hanya fokus pada percepatan layanan administrasi kependudukan, tetapi juga pada aspek kemanusiaan dan kesetaraan.

Melalui berbagai inovasi, Disdukcapil Bontang berupaya menghadirkan sistem pelayanan yang berpihak pada kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lanjut usia, dan ibu hamil.
Pendekatan ini menandai pergeseran paradigma dari pelayanan sekadar administratif menjadi pelayanan yang lebih empatik dan inklusif.
Menurut Kepala Disdukcapil Budiman melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data, Muhammad Thamrin, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memastikan seluruh warga mendapat kesempatan yang sama dalam mengurus dokumen kependudukan.
“Bagi kami, pelayanan publik bukan hanya soal kecepatan, ketepatan dan kemudahan tapi juga bagaimana masyarakat merasa dihargai dan dilayani dengan layak,” ujarnya, Selasa 11 November 2025.
Selain menyediakan sarana fisik yang ramah disabilitas, Disdukcapil juga sudah menggunakan sistem antrian dan pelayanan prioritas yang memberi kemudahan bagi kelompok rentan tanpa perlu antre panjang.
Pendekatan ini dinilai efektif menciptakan pengalaman pelayanan yang lebih manusiawi.
Thamrin menambahkan, pihaknya secara berkelanjutan telah dilakukan pemantauan kepatuhan terhadap pelayanan publik dan kepuasan masyarakat oleh Ombudsman RI, termasuk penyediaan sarana dan prasarana bagi warga penyandang disabilitas, lansia dan ibu hamil.
Hasilnya digunakan sebagai dasar perbaikan dan inovasi di tahun-tahun berikutnya.
Dengan langkah ini, Disdukcapil Bontang tidak hanya menjalankan amanat regulasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai inklusivitas dalam pelayanan publik.
Pemerintah Kota Bontang berharap, pola kerja semacam ini dapat menjadi contoh bagi instansi lain dalam membangun layanan yang adil dan responsif terhadap kebutuhan warga.
“Berharap pelayanan ini bagian dari kinerja profesional kami,” tutupnya. (*/Lia)

















