CUITANKALTIM.COM, BONTANG – SMPN 5 Bontang terus memperkuat pendidikan berbasis lingkungan sebagai bagian dari upaya meraih kembali predikat Adiwiyata Mandiri.
Program ini tidak hanya berfokus pada penghargaan, tetapi juga pembentukan karakter siswa.
Wakil Kepala Sekolah, Sari Indrawati, mengatakan bahwa pendidikan lingkungan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran sehari-hari.
“Melalui Adiwiyata, kami ingin membentuk siswa yang peduli terhadap lingkungan sejak dini,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Berbagai kegiatan dilakukan secara rutin, seperti pengelolaan sampah mandiri, pengurangan penggunaan plastik, hingga pemanfaatan barang bekas menjadi produk bernilai guna.
Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya berdampak pada lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk kebiasaan positif yang dibawa siswa ke kehidupan sehari-hari.
Adiwiyata sebagai program nasional mendorong sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, bersih, dan berkelanjutan.
SMPN 5 Bontang juga mengintegrasikan materi lingkungan ke dalam pembelajaran di kelas agar siswa memahami konsep secara teori dan praktik.
“Kesadaran lingkungan harus dibangun melalui pembiasaan, bukan sekadar teori,” tegasnya.
Dengan pendekatan tersebut, sekolah optimistis dapat kembali meraih predikat tertinggi sekaligus mencetak generasi yang peduli lingkungan. (MH/ADV)

















