BONTANG – Permasalahan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik di Kota Bontang hingga kini belum kunjung terselesaikan.
Bahkan, masih terdapat beberapa wilayah yang belum memiliki fasilitas PJU sama sekali.
Kondisi ini kerap menjadi keluhan masyarakat dan berulang kali disampaikan dalam berbagai forum aspirasi.
Namun, persoalan tersebut dinilai masih belum mendapatkan penanganan serius dan terkesan terabaikan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry, melontarkan kritik kepada Dinas Perhubungan (Dishub).
Dia menilai, aspirasi masyarakat terkait PJU sudah sering disampaikan, tetapi belum juga direalisasikan.
“Kita selalu dijanjikan Dishub, tetapi tidak pernah terealisasi,” tegasnya.
Alfin mengungkapkan, persoalan ini sebenarnya sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu, bahkan sejak sebelum tahun 2024.
Namun hingga memasuki tahun 2026, belum terlihat adanya kemajuan signifikan.
Dia juga mengaku kerap menerima pertanyaan dari masyarakat saat melakukan kunjungan lapangan terkait belum terpasangnya PJU di wilayah mereka.
“Bahkan di 2025 ini sudah mau dikerjakan, tapi entah ke mana lagi. Seperti ditiup angin, hilang begitu saja,” katanya.
Lebih lanjut, Alfin menyayangkan lambannya realisasi program tersebut, padahal menurutnya alokasi anggaran sudah tersedia.
Ia menilai penundaan yang terus terjadi tidak sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan penerangan jalan.
Dirinya pun berharap adanya sinergi antara DPRD dan Dishub untuk mewujudkan program Pemerintah Kota Bontang, yakni “Bontang Terang”.
Alfin menegaskan, jika tahun ini belum juga terealisasi, maka paling lambat pada 2027 seluruh permasalahan PJU harus sudah diselesaikan.
“Kita ini tinggal di kota, tapi rasanya seperti di desa karena gelap. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Alfin berharap seluruh pihak dapat bekerja maksimal demi kepentingan masyarakat.
“Harapan kami jelas, Dishub sebagai mitra bisa bekerja lebih optimal. Ini bukan hanya soal program, tapi kebutuhan dasar masyarakat yang harus segera ditangani,” tutupnya. (*/Nwl)

















