BONTANG – Wakil Ketua DPRD Kota Bontang dari Fraksi PKB, Sitti Yara, menggelar reses Masa Sidang II tahun 2026 dengan menghadirkan penyandang disabilitas sebagai fokus utama.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Akbar, Rabu (29/4/2026), dan menjadi wadah bagi para difabel serta orang tua mereka untuk menyampaikan langsung kebutuhan dan harapan.

Sitti Yara menegaskan, reses yang digelar setiap empat bulan sekali ini menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
“Penyandang disabilitas memerlukan perhatian serius, baik dari DPRD maupun Pemerintah Kota Bontang,” ujarnya.
Dalam dialog tersebut, sejumlah aspirasi disampaikan. Mayoritas peserta menyoroti pentingnya peningkatan layanan BPJS Kesehatan, penyediaan beasiswa pendidikan hingga jenjang S1, serta pembangunan infrastruktur yang ramah difabel.
Tak hanya itu, kebutuhan akan layanan terapi juga menjadi perhatian. Sitti Yara mendorong adanya pusat layanan khusus seperti autism center guna mendukung tumbuh kembang anak-anak penyandang disabilitas.
“Anak-anak difabel perlu mendapatkan pelatihan dan terapi yang tepat agar potensi mereka bisa berkembang secara optimal,” jelasnya.
Dia juga menilai bahwa banyak anak penyandang disabilitas memiliki bakat di berbagai bidang, seperti seni, keagamaan, hingga keterampilan lainnya.
Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah.
“Yang dibutuhkan adalah dukungan dan fasilitas agar mereka bisa berkembang dan berdaya,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Sitti Yara berharap pemerintah dapat lebih serius dalam menghadirkan kebijakan yang inklusif, terutama dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan fasilitas umum bagi penyandang disabilitas.
“Pemerintah harus lebih serius menghadirkan kebijakan inklusif, khususnya di pendidikan, kesehatan, dan fasilitas umum,” pungkasnya. (*/Niwil)

















