BONTANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang mengimbau masyarakat agar waspada terhadap maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan petugas resmi Disdukcapil dengan dalih membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Hingga awal November 2025, sebanyak 12 warga telah menjadi korban dari aksi penipuan tersebut.

Kepala Disdukcapil, Budiman melalui Kepala Bidang Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Bontang, Muhammad Thamrin, mengatakan laporan korban diterima secara bertahap sejak September lalu.
“Pada bulan September ada 10 laporan masuk, kemudian bertambah dua laporan lagi pada Oktober 2025. Jadi totalnya 12 korban yang sudah melapor, dan kemungkinan masih ada yang belum melapor,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (3/11/2025).
Thamrin menjelaskan, pelaku penipuan berpura-pura sebagai petugas resmi Disdukcapil dan menawarkan bantuan aktivasi IKD melalui pesan singkat, WhatsApp, maupun telepon.
Dalam aksinya, pelaku meminta korban untuk memberikan Nomor Induk Kependudukan (NIK), foto KTP, hingga kode OTP yang dikirim melalui pesan pribadi.
“Profil akun pelaku dibuat sedemikian rupa agar terlihat seperti akun resmi Disdukcapil. Masyarakat awam yang belum paham mekanisme layanan IKD bisa saja tertipu,” terangnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Disdukcapil tidak pernah melakukan aktivasi IKD secara daring (online). Proses aktivasi hanya dapat dilakukan secara langsung di kantor Disdukcapil atau melalui petugas resmi yang ditugaskan.
“Jangan pernah memberikan data pribadi seperti NIK, foto KTP, atau kode OTP kepada siapa pun. Jika menerima pesan mencurigakan, segera konfirmasi ke Disdukcapil,” tegasnya.
Thamrin juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan data kependudukan bisa berujung pada kerugian serius, seperti digunakan untuk pinjaman online ilegal atau tindak kejahatan digital lainnya.
“Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming kemudahan aktivasi,” pungkasnya. (*/Lia)

















