BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang, Joni Alla Padang, menegaskan tentang pentingnya peran guru dalam menentukan arah masa depan daerah.
Terutama di tengah tantangan perkembangan teknologi dan perubahan karakter generasi muda saat ini.
Kata Joni, hadirnya dalam agenda Silaturahim bersama PGRI tidak hanya sebagai Wakil rakyat melainkan juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki keyakinan besar terhadap peran dunia pendidikan.
“Saya berada di sini bukan berbicara sebagai anggota dewan, tetapi sebagai anggota masyarakat yang betul-betul merasakan dan meyakini bahwa arah pembangunan dan perkembangan masa depan Kota Bontang ada di tangan bapak ibu sekalian,” ujarnya pada Kamis (13/5/2026).
Menurutnya, tantangan pendidikan ke depan akan semakin kompleks.
Dia menilai bahwa, perkembangan teknologi seperti artificial intelligence (AI) hingga teknologi kuantum disebut akan memengaruhi pola pendidikan dan karakter generasi.
Selain itu, Joni, juga menyoroti kondisi psikologis anak-anak serta menurunnya tingkat literasi yang dinilai menjadi pekerjaan besar bagi dunia pendidikan saat ini.
“Ke depan tantangan pendidikan semakin berat. Kita bicara tentang AI, kemudian nanti tentang kuantum, lalu bagaimana karakter anak-anak kita sekarang dan kondisi psikis mereka,” ujarnya
Melihat hal tersebut, dia tetap optimistis para tenaga pendidik di Kota Bontang mampu menghadapi tantangan itu.
Selain itu, dia juga memastikan DPRD Kota Bontang akan berupaya mendukung kebutuhan pendidikan, baik melalui kebijakan anggaran maupun fungsi pengawasan yang dimiliki legislatif.
“Kami akan memastikan lewat silaturahmi ini ada kebutuhan-kebutuhan guru dan sekolah yang harus kami perhatikan,” ujarnya
Joni, juga menambahkan, bahwa pembangunan fisik seperti gedung sekolah dapat diwujudkan melalui anggaran pemerintah. Akan tetapi pembentukan karakter dan kualitas generasi muda sepenuhnya berada di tangan para guru.
“Gedung bisa dibangun lewat anggaran, tetapi pembangunan sumber daya manusia dan karakter anak-anak Kota Bontang di masa depan ada di tangan guru,” pungkasnya. (*/Nwl)

















