CUITANKALTIM.COM, BONTANG – SMP Negeri 4 Bontang terus mendorong pembiasaan hidup bersih dan disiplin kepada para siswa melalui berbagai kegiatan rutin di lingkungan sekolah.
Salah satu program yang konsisten dijalankan yakni kegiatan Jumat Bersih yang menjadi bagian dari program Gesit sekolah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap pekan dengan melibatkan seluruh siswa dan guru.
Melalui program ini, sekolah ingin menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, sehat, dan lebih tertata sehingga siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih baik.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 4 Bontang, Mangara Herry Andersen, mengatakan pihak sekolah memang memiliki sejumlah agenda tematik setiap hari Jumat.
Program tersebut disusun bergantian agar siswa tidak merasa bosan dan tetap antusias mengikuti setiap kegiatan yang telah dijadwalkan sekolah.
Menurutnya, variasi kegiatan setiap Jumat juga menjadi cara sekolah untuk menanamkan berbagai kebiasaan positif kepada siswa, mulai dari menjaga kesehatan tubuh hingga kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Setiap Jumat ada kegiatan berbeda, mulai dari olahraga, pola hidup sehat, hingga kegiatan kebersihan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan Jumat Bersih, para siswa diarahkan untuk membersihkan ruang kelas masing-masing serta area di sekitar lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut biasanya berlangsung sekitar 30 menit sebelum aktivitas belajar dimulai.
Mangara menjelaskan, kegiatan bersih-bersih bukan hanya sekadar rutinitas menjaga lingkungan sekolah tetap rapi.
Lebih dari itu, sekolah ingin menanamkan rasa tanggung jawab kepada siswa terhadap fasilitas yang digunakan setiap hari.
Ia menilai, kebiasaan menjaga kebersihan perlu dilatih sejak dini agar siswa terbiasa peduli terhadap lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah.
“Kami ingin siswa memahami bahwa menjaga kebersihan itu tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas petugas kebersihan,” katanya, Jumat (22/5/2026).
Selain melibatkan siswa, para guru juga ikut mendampingi selama kegiatan berlangsung. Kehadiran guru dinilai penting agar siswa mendapat contoh langsung mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang nyaman.
Menurut Mangara, keterlibatan seluruh warga sekolah menjadi salah satu kunci agar budaya hidup bersih dapat berjalan secara konsisten dan tidak hanya dilakukan saat ada penilaian atau kegiatan tertentu saja.
“Kami ingin kebiasaan positif ini terus terbawa sampai di luar lingkungan sekolah, sehingga siswa bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Melalui program Gesit dan kegiatan Jumat Bersih, SMPN 4 Bontang berharap kesadaran siswa terhadap pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat.
Sekolah juga ingin membangun budaya disiplin dan kepedulian sosial yang dapat memberikan dampak positif bagi seluruh warga sekolah. (MH/ADV)

















