BONTANG – Operasi pencarian nelayan asal Bontang yang hilang kontak di laut mengalami perubahan arah.
Tim Basarnas kini memfokuskan pencarian ke Laut Balikpapan setelah analisis arus dan angin beberapa hari terakhir.Kepala BPBD Bontang, Usman, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail menyebutkan arah pencarian disesuaikan dengan pergerakan arus laut.
“Operasi hari ini lebih difokuskan ke arah Laut Balikpapan,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Ismail, menegaskan laporan berasal dari pihak keluarga korban.
“Istrinya itu pelapor, yang mancing dan hilang kontak suaminya,” katanya.
Kejadian bermula saat kapal pemancing bernama Nur Hikmah yang dikemudikan Saharuddin berangkat melaut sejak Senin (23/3) pukul 07.00 Wita dari Pelabuhan Berbas Pantai menuju kapal bor di sekitar perairan Muara Berau, Selat Makassar.
Namun, korban dilaporkan hilang kontak sejak Jumat pagi sekitar pukul 09.00 Wita, diduga akibat kerusakan mesin.
Saat itu, posisi kapal diperkirakan berada sekitar 5 – 6 jam perjalanan atau kurang lebih 60 mil dari pelabuhan keberangkatan.
Pelapor, Nasriani, melaporkan kejadian tersebut setelah tidak ada komunikasi dengan korban.
Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian di wilayah yang diperkirakan menjadi jalur hanyut kapal. (*/Niwil)

















