BONTANG – Pemerintah Kota Bontang berencana membeli sebuah rumah di Jakarta yang akan difungsikan sebagai mess atau rumah singgah bagi masyarakat Bontang.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, fasilitas tersebut nantinya menjadi aset pemerintah daerah sekaligus tempat singgah bagi warga yang memiliki keperluan di ibu kota, seperti berobat atau mengantar anak kuliah.
“Ini rencananya rumah singgah untuk warga Bontang yang punya keperluan di Jakarta,” ujarnya, Juma’at 13 Maret 2026.
Dia menegaskan mess tersebut tidak diperuntukkan bagi aparatur pemerintah yang melakukan perjalanan dinas. Pasalnya, pegawai yang bertugas telah mendapatkan fasilitas melalui surat perintah perjalanan dinas (SPPD).
“Pegawai tidak boleh menggunakan mess karena sudah ada biaya dinas,” katanya.
Selain sebagai tempat singgah, rumah tersebut juga direncanakan menjadi kantor penghubung Pemerintah Kota Bontang di pusat.
Neni menjelaskan, selama ini Pemkot Bontang menyewa rumah di Jakarta sejak 2007 dengan biaya sekitar Rp500 juta per tahun. Menurutnya, membeli rumah dinilai lebih efisien dibandingkan terus menyewa.
“Setiap tahun kita bayar sekitar Rp500 juta untuk sewa,” jelasnya.
Saat ini rencana pembelian masih dalam tahap penjajakan dan belum dipastikan kapan akan direalisasikan.
Pemkot Bontang sendiri menyiapkan anggaran sekitar Rp8 miliar untuk rencana tersebut. (*/Niwil)

















