BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu mencatatkan capaian yang menggembirakan pada triwulan pertama dengan realisasi investasi mencapai 23,95 persen dari target 23,25 persen.
Pendapatan tersebut bersumber dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).
Pada penanaman modal dalam negeri terdapat 5 sektor yang memberikan kontribusi terbesar dalam realisasi investasi, diantaranya, Industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi.
Sementara, pada penanaman modal asing bersumber dari dua sektor usaha saja yang memberikan kontribusi pada triwulan pertama, yaitu industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi, dan usaha hotel dan restoran.
Kepala DMPTSP, Muhammad Aspianur menyampaikan, saat ini kontribusi pada pada 2 Sektor tersebut yang diantaranya penanaman modal dalam negeri dan penanaman modal asing telah mencapai target untuk triwulan pertama.
“Realisasi investasi Bontang di triwulan pertama berada pada kisaran 796 milyar atau 23,95 persen, meski masih jauh dari target tahunan tapi kita tetap optimis agar tercapai,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Sektor tersebut menjadikan Pemkot Bontang optimis untuk mencapai target yang ditetapkan DPMPTSP Kaltim.
Menurutnya, pendapatan dari dua sektor tersebut yang menjadi modal bagi pertumbuhan ekonomi kota Bontang.
“Ini menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih baik tangkasnya. (*/Ar)

















