CUITANKALTIM.COM, BONTANG – SDN 011 Bontang Selatan menerapkan pembatasan jumlah siswa dalam satu kelas pada proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Sekolah ini hanya membuka tiga rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas maksimal 28 siswa per kelas, sebagai upaya menjaga mutu pendidikan.
Koordinator Kesiswaan, Maria Ekawati, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bukan hanya mengikuti aturan, tetapi juga menjadi strategi sekolah dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif dan terarah.
Dengan jumlah siswa yang tidak terlalu besar, interaksi antara guru dan siswa dapat berlangsung lebih intens.
“Kelas dengan jumlah siswa yang ideal memungkinkan guru untuk mengenali karakter dan kebutuhan masing-masing peserta didik,” ucapnya, Rabu 13 Mei 2026.
Hal tersebut, kata dia, penting terutama pada jenjang sekolah dasar yang menjadi fondasi awal pendidikan anak.
Selain itu, kondisi kelas yang tidak padat juga dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan kondusif. Siswa dapat lebih fokus, sementara guru memiliki ruang yang cukup untuk mengelola kelas dengan baik.
Saat ini, total siswa di SDN 011 Bontang Selatan mencapai 402 orang dengan dukungan 26 tenaga pendidik dan kependidikan. Dengan komposisi tersebut, sekolah menilai sistem pembelajaran masih berjalan optimal.
“Semoga dengan adanya kebijakan pembatasan rombel ini, kualitas pendidikan tetap terjaga meski minat pendaftar terus meningkat setiap tahunnya,” pungkasnya. (MH/ADV)

















