CUITANKALTIM.COM, BONTANG – SDN 011 Bontang Selatan kembali menunjukkan keseriusannya dalam kegiatan ekstrakurikuler dengan menyiapkan 15 siswa terbaik untuk mengikuti lomba Palang Merah Remaja (PMR) dalam ajang Temu Mula.
Seleksi peserta dilakukan secara ketat agar yang mewakili sekolah benar-benar siap secara kemampuan dan mental.
Koordinator Kesiswaan, Maria Ekawati, menjelaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter siswa melalui kegiatan kepalangmerahan.
Ia menyebut siswa yang dipilih merupakan peserta pemula yang telah menunjukkan potensi selama latihan.
Persiapan dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai materi penting dalam PMR. Mulai dari pertolongan pertama, perawatan keluarga, kesiapsiagaan bencana, hingga edukasi kesehatan remaja menjadi fokus utama pelatihan.
Latihan tidak hanya dilakukan secara teori, tetapi juga praktik langsung agar siswa terbiasa menghadapi situasi nyata. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapan mereka saat mengikuti lomba.
“Sebanyak 15 peserta yang kami pilih ini sudah melalui proses latihan dan seleksi,” ujarnya, Rabu (13/4/2026).
Selain materi inti, siswa juga dibekali dengan kemampuan tambahan seperti kekompakan tim dan komunikasi. Hal ini dinilai penting dalam setiap perlombaan yang melibatkan kerja sama kelompok.
SDN 011 juga menaruh perhatian pada penampilan dalam lomba kreasi. Salah satu yang menjadi unggulan adalah senam dan yel-yel yang mengandung nilai kepalangmerahan.
“Kami berharap mereka bisa tampil percaya diri dan membawa hasil terbaik,” tuturnya.
Keikutsertaan dalam Temu Mula ini menjadi bagian dari pengalaman berharga bagi siswa. Selain berkompetisi, mereka juga belajar nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Dengan persiapan matang, SDN 011 optimistis dapat kembali meraih prestasi. Dukungan dari sekolah dan orang tua menjadi kunci dalam membentuk siswa yang berkarakter dan berprestasi. (MH/ADV)

















