BONTANG – Serangan buaya ke manusia di Kota Bontang kian sering terjadi. Dalam beberapa waktu terakhir, tercatat sekitar 25 laporan kemunculan buaya di dekat permukiman warga.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin, mengatakan pihaknya mengusulkan pengadaan lima senapan bius untuk memperkuat penanganan di lapangan.
“Kami butuh sekitar lima senapan bius,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Sabtu 7 Maret 2025.
Menurutnya, alat tersebut penting untuk mempercepat proses evakuasi buaya yang muncul di sekitar permukiman.
“Sudah kami usulkan dalam anggaran tahun ini,” katanya.
Amiluddin menambahkan, personel Damkar sebelumnya juga telah mengikuti pelatihan penanganan satwa liar bersama Basarnas.
“Anggota kami sudah pernah dilatih,” jelasnya.
Rencananya, senapan bius akan ditempatkan di beberapa pos pemadam seperti Loktuan, Berbas, serta markas Damkar di Jalan Piere Tandean, Bontang Kuala.
Selama ini, penangkapan buaya masih dilakukan secara manual dengan peralatan terbatas. Proses tersebut dinilai cukup berisiko bagi petugas. (*/Niwil)

















