CUITANKALTIM.COM, BONTANG – Kekompakan dan komitmen bersama menjadi modal utama SMPN 9 Bontang Utara dalam mempertahankan status akreditasi A yang diraih sejak 2023 lalu.
Pihak sekolah menilai pencapaian tersebut tidak dapat diraih hanya oleh satu pihak, melainkan melalui kerja sama seluruh unsur sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, siswa, hingga dukungan masyarakat sekitar.
Kepala SMPN 9 Bontang Utara, Lilyn Indriyawati, mengatakan budaya kerja sama terus dibangun agar seluruh program sekolah dapat berjalan maksimal.
“Akreditasi itu bukan hasil kerja individu. Semua saling berkaitan dan harus memiliki komitmen yang sama untuk menjaga kualitas sekolah,” katanya, Kamis 14 Mei 2026.
Ia menjelaskan, saat proses peningkatan akreditasi dilakukan beberapa tahun lalu, sekolah harus memenuhi berbagai indikator penilaian yang cukup ketat.
Kelengkapan administrasi hingga dokumentasi kegiatan menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Menurutnya, mempertahankan capaian akreditasi membutuhkan konsistensi dalam menjalankan seluruh program pendidikan.
Karena itu, koordinasi antarwarga sekolah terus diperkuat agar setiap bagian dapat berjalan searah.
Selain fokus pada administrasi dan pembelajaran, sekolah juga terus menanamkan budaya disiplin dan tanggung jawab kepada siswa melalui kegiatan harian di lingkungan sekolah.
“Sekolah ingin membentuk siswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter dan sikap yang baik,” ujarnya.
Ia berharap semangat kebersamaan di lingkungan SMPN 9 Bontang Utara tetap terjaga sehingga kualitas sekolah dapat terus meningkat dari waktu ke waktu. (MH/ADV)

















