BONTANG – Dinas Lingkungan Hidup Kota Bontang menyebut sektor transportasi menjadi penyumbang terbesar pencemaran udara di Kota Bontang dibanding aktivitas industri.
Kepala DLH Bontang, Heri Triatmojo, mengatakan tingginya jumlah kendaraan bermotor menjadi faktor dominan peningkatan emisi karbon di udara.
“Kalau dilihat dari volume kendaraan, pencemaran udara lebih dominan dari transportasi,” ujarnya Rabu (20/5/2026).
Heru mencontohkan hasil pemantauan di sejumlah SPBU menunjukkan tingginya kadar karbon monoksida akibat kendaraan yang tetap menyala saat pengisian bahan bakar.
“Ternyata banyak kendaraan saat mengisi BBM tidak dimatikan. Itu membuat karbon monoksida meningkat di area SPBU,” ujarnya.
Sementara untuk industri, ia menegaskan seluruh perusahaan telah memiliki sistem pengendalian emisi yang dipantau secara berkala.
“Kalau industri itu ada kontrolnya dan terus dipantau,” ujarnya. (*/Niwil)

















