CUITANKALTIM,COM, BONTANG – Keberhasilan program UMMI di SMPN 5 Bontang tidak lepas dari peran tenaga pengajar yang kompeten.
Sekolah merekrut sebanyak 16 guru khusus untuk mendukung pembelajaran Al-Qur’an metode UMMI.
Wakil Kepala Sekolah, Sari Indrawati, menjelaskan bahwa guru UMMI direkrut dari lembaga resmi yang memiliki standar seleksi ketat. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas pembelajaran tetap optimal.
Metode UMMI sendiri merupakan sistem pembelajaran Al-Qur’an berbasis mutu. Fokusnya pada ketepatan bacaan, kefasihan, dan penerapan tajwid secara benar.
Para guru tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing siswa secara intensif. Proses ini dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing siswa.
Dengan pendekatan tersebut, siswa dapat belajar dengan lebih nyaman dan terarah.
“Evaluasi rutin juga dilakukan untuk mengukur perkembangan mereka,” katanya saat ditemui, Sabtu (4/4/2026).
Program ini telah berjalan selama tiga tahun dan menunjukkan hasil yang signifikan. Siswa tidak hanya mampu membaca dengan baik, tetapi juga mulai menghafal Al-Qur’an.
“Beberapa siswa bahkan berhasil mencapai hafalan hingga 10 juz. Prestasi ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara metode dan tenaga pengajar,” bebernya.
SMPN 5 Bontang berkomitmen untuk terus mempertahankan kualitas guru UMMI. Dengan demikian, program ini dapat terus berkembang ke depan. (MH/ADV)

















