CUITANKALTIM,COM,BONTANG – Inovasi plastik biodegradable di SMPN 5 Bontang mulai dilirik sebagai produk yang berpotensi untuk dikomersialkan di masa depan.
Guru Pendamping SMPN 5 Bontang, Ayu Fachtyanur menyebut rencana ini masih dalam tahap pengembangan.
Produk ini memiliki keunggulan karena ramah lingkungan dan aman dikonsumsi. Hal ini menjadi nilai jual yang menarik di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat.
Proses produksi yang masih manual menjadi tantangan dalam pengembangan skala besar. Namun, hal ini juga membuka peluang untuk melibatkan lebih banyak siswa.
Siswa diajak memahami pentingnya kualitas dalam sebuah produk. Mereka terus berlatih untuk menghasilkan plastik yang lebih rapi dan halus.
Diskusi mengenai penggunaan alat produksi modern juga mulai dilakukan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi di masa depan.
“Tidak hanya plastiknya, tapi juga kardusnya nanti bisa dikembangkan jadi satu produk ramah lingkungan,” jelasnya, Sabtu (4/4/2026).
Produk ini juga dapat dikombinasikan dengan inovasi lain seperti kemasan kardus daur ulang. Integrasi ini membuka peluang usaha yang lebih luas.
“Melalui kegiatan ini, siswa belajar konsep kewirausahaan sejak dini. Mereka memahami proses produksi hingga potensi pemasaran,” tutupnha.
Sekolah melihat inovasi ini sebagai peluang untuk menciptakan produk unggulan. Dukungan terus diberikan agar pengembangan berjalan maksimal. (MH/ADV)

















