Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim

Beranda » Kolaborasi UMKT – UMY Dampingi Petani Sayuran Organik di Thailand Selatan

Kolaborasi UMKT – UMY Dampingi Petani Sayuran Organik di Thailand Selatan

by Redaksi Cuitan Kaltim
13 Maret 2026
in Nasional, Pendidikan, Samarinda, Umum
0
Kolaborasi Dosen UMKT-UMY Berdayakan Petani Sayuran Organik di Thailand Selatan.

Kolaborasi Dosen UMKT-UMY Berdayakan Petani Sayuran Organik di Thailand Selatan.

Share on Facebook

THAILAND – Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan program pengabdian masyarakat di Provinsi Yala, Thailand Selatan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 6–9 Maret 2026 dengan fokus pada penguatan pemasaran produk sayuran organik milik petani setempat.

Program bertajuk Increasing Market Innovation to Develop Sustainable Business in Southern Thailand itu menyasar Organic Vegetable Bouquet Farmers Group, kelompok petani yang mengembangkan konsep pemasaran sayuran organik dalam bentuk bouquet atau rangkaian layaknya bunga.

Ketua tim pengabdian dari UMY, Susilo Nur Aji Cokro Darsono, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu petani meningkatkan kemampuan pemasaran agar produk mereka mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Produk yang mereka hasilkan sebenarnya memiliki kualitas tinggi dan konsep yang unik. Tantangannya adalah bagaimana memperkenalkan nilai tersebut kepada pasar yang lebih luas,” ujarnya Jumaat 13 Maret 2026.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah akademisi lintas disiplin, antara lain Hafiez Sofyani dari Program Studi Akuntansi UMY, Prof. Imamudin Yuliadi dari Magister Ekonomi UMY, Ferry Fadzlul Rahman dari Fakultas Kesehatan Masyarakat UMKT, serta Nguyen Tranh Thai Ha dari Khon Kaen Business School, Thailand.

Kolaborasi tersebut juga didukung Maisaroh Samaee dari Yala Rajabhat University yang berperan sebagai penghubung antara tim akademisi dan komunitas petani lokal.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan asesmen kebutuhan petani serta memberikan pelatihan dan pendampingan terkait promosi produk.

Dukungan yang diberikan antara lain pelatihan fotografi produk, penguatan strategi branding, pemanfaatan media sosial untuk pemasaran digital, hingga pengembangan kemasan produk.

Pendampingan juga mencakup strategi penetapan harga produk organik premium agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasar.

Perwakilan Organic Vegetable Bouquet Farmers Group menyambut baik program tersebut karena memberikan wawasan baru dalam memasarkan produk mereka.

“Kami tidak hanya belajar cara memotret produk dengan lebih baik, tetapi juga bagaimana menyampaikan cerita dan nilai dari sayuran organik yang kami tanam,” ungkapnya.

Selain dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa dan tenaga kependidikan. Mahasiswa magister dari UMY turut berpartisipasi dalam pendampingan dan dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari pembelajaran lapangan.

Tim pengabdian menargetkan adanya peningkatan omzet penjualan kelompok tani dalam enam bulan ke depan serta perluasan jaringan distribusi ke kota-kota lain di Thailand Selatan, bahkan berpotensi menjangkau pasar Malaysia.

Menurut Hafiez Sofyani, pendekatan pemberdayaan seperti ini relevan untuk diterapkan di Indonesia karena banyak petani organik menghadapi kendala serupa dalam pemasaran.

“Pendekatan yang kami lakukan di Yala dapat menjadi model yang bisa diadaptasi untuk mendukung petani organik di berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen UMKT dan UMY dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi melalui kolaborasi internasional yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. (*/Red)

Post Views: 802
Tags: Provinsi YalaThailand SelatanUMKT-UMYUniversitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
Share23Send

Related Posts

No Content Available
Next Post
Polres Kutim Musnahkan Sabu, Miras dan Knalpot Brong

Hasil Ops Pekat Mahakam 2026: Sabu, Miras hingga Knalpot Brong Dimusnahkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • Prosesi pemakaman bayi yang meninggal dunia usai menjalani penanganan medis di RS Santa Elisabeth Bengalon.

    Kasus Kematian Bayi di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim Masih Diselidiki Polisi

    277 shares
    Share 111 Tweet 69
  • Jadwal Kapal PELNI Juli 2026 dari Pelabuhan Bontang Resmi Dirilis, Catat Tanggal dan Rute Lengkapnya

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Mediasi Gugatan Perdata Basri Rase Kembali Dijadwalkan, Tergugat Siapkan Rekonvensi

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Gerak-gerik Mencurigakan di Jalan HM Ardans Bontang, Dua Pria Dibekuk Polisi

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Wali Kota Bontang Tekankan OPD Terus Perkuat Tata Kelola Data Pemerintahan

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelabuhan Semayang di Balikpapan

Jadwal Kapal Balikpapan – Surabaya April 2026, Dharma Lautan Utama Beroperasi Rutin

5 April 2026
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

11 Maret 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

8 November 2024
PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan - Parepare dan Balikpapan - Palu Februari - Maret 2026

PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan – Parepare dan Balikpapan – Palu Februari – Maret 2026

23 Februari 2026
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
AKBP Aryansyah Pimpin Polres Kutim

AKBP Aryansyah Pimpin Polres Kutim, Berbekal Pengalaman Ungkap Kasus Siber Internasional

18 Juli 2026
Pogres pembagunan IKN

Basuki Beberkan Progres IKN, Jalan Tol hingga Kawasan Legislatif Masih Dibangun

17 Juli 2026
Barang bukti yang diamankan Polres Bontang

Terendus dari Laporan Warga, Polisi Bongkar Dugaan Peredaran Sabu 10,22 Gram di Bontang

17 Juli 2026
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat diwawancarai awak media

Tahun Ajaran Baru, Wali Kota Bontang Tekankan Guru Jaga Mutu Pendidikan

17 Juli 2026

Cuitan Kaltim

Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang