CUITANKALTIM,COM, BONTANG – SMP Negeri 8 Bontang Selatan berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang religius.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan salat duha berjamaah dan mengaji. Program ini menjadi bagian dari budaya sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Surtiti Marsudi, menyampaikan bahwa lingkungan sangat berpengaruh terhadap karakter siswa.
Lingkungan yang positif akan membentuk kebiasaan baik. Oleh karena itu, sekolah membangun suasana religius.
Kegiatan salat duha dilaksanakan setiap pagi sebelum pelajaran dimulai. Siswa berkumpul di musala untuk melaksanakan ibadah bersama.
“Hal utu menciptakan suasana yang tenang dan kondusif,” katamya, Jumat (10/4/2026).
Selain itu, kegiatan mengaji dilakukan secara rutin setiap minggu. Siswa diberikan waktu khusus untuk membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan spiritual.
Program ini juga melatih siswa untuk disiplin. Setiap siswa diwajibkan mengikuti kegiatan sesuai jadwal. Ketertiban menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program.
Kata diq, aturan harus ditegakkan secara konsisten. Keadilan dalam penerapan aturan menjadi prioritas. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan yang harmonis.
“Pendekatan dilakukan dengan penuh perhatian terhadap siswa,” ucapnya.
Lebij lanjut, ia bilang, guru memberikan bimbingan tanpa tekanan berlebihan. Hal ini membuat siswa lebih mudah menerima program.
Dengan lingkungan religius, diharapkan siswa memiliki karakter yang baik. Kebiasaan ibadah di sekolah menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari. Program ini terus dikembangkan oleh pihak sekolah. (MH/ADV)

















