CUITANKALTIM,COM, BONTANG – Jalur afirmasi bagi keluarga miskin (Gakin) dalam SPMB 2026 memberikan prioritas bagi wilayah pesisir.
Kebijakan ini bertujuan memberikan akses pendidikan yang lebih adil. Terutama bagi masyarakat kurang mampu.
Kepala Bidang Dikdas, Nuryadi Bachtiar, menyebut wilayah seperti Loktunggul, Tihi-Tihi, Selangan, Teluk Kadere, Pulau Gusung, dan Malahing menjadi prioritas.
Calon siswa dari daerah tersebut memiliki peluang lebih besar. Asalkan memenuhi persyaratan.
Dokumen seperti KPS, KKS, PKH, atau KIP wajib dilampirkan. Selain itu, data harus terdaftar di Dinas Sosial. Verifikasi akan dilakukan secara ketat.
Sekolah-sekolah seperti SMP Negeri 6, SMP Negeri 7, hingga SMP Negeri 9 diperkirakan akan menerima siswa dari jalur ini. Distribusi disesuaikan dengan lokasi terdekat. Hal ini untuk memudahkan akses.
Nuryadi menegaskan bahwa jalur afirmasi merupakan bentuk kehadiran pemerintah.
“Tidak boleh ada anak yang tertinggal karena faktor ekonomi. Semua berhak mendapatkan pendidikan,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Selain itu, kuota afirmasi juga diatur secara proporsional. Tidak mengganggu jalur lain. Namun tetap memberikan ruang bagi masyarakat kurang mampu.
Disdikbud berharap kebijakan ini dimanfaatkan dengan baik. Orang tua diminta menyiapkan dokumen sejak awal. Agar proses berjalan lancar.
“Kami ingin memastikan semua anak mendapat kesempatan,” tegasnya. (MH/ADV)

















