CUITANKALTIM,COM, BONTANG – Disdikbud Bontang mendorong tertib administrasi melalui aturan SPMB TK 2026/2027.
Persyaratan yang ditetapkan menjadi langkah awal pembenahan sistem pendidikan. Hal ini penting untuk menciptakan data yang akurat.
Kepala Bidang Dikdas, Nuryadi Bachtiar, menjelaskan jika administrasi adalah fondasi pendidikan.
Data yang lengkap akan mempermudah berbagai proses ke depan. Termasuk dalam perencanaan kebijakan pendidikan.
Setiap calon murid wajib melengkapi dokumen yang telah ditentukan. Mulai dari akta kelahiran hingga KMS. Semua menjadi bagian penting dalam pendataan.
Selain itu, batas usia juga menjadi syarat utama. Hal ini untuk memastikan kesesuaian tahap perkembangan anak. Dengan demikian, proses belajar menjadi optimal.
“Tertib administrasi ini bukan sekadar aturan, tapi kebutuhan sistem pendidikan. Kami ingin data yang dimiliki benar-benar valid,,” ucapnya, Rabu (8/4/2026).
Disdikbud juga akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan di sekolah. Tidak boleh ada kelonggaran dalam verifikasi. Semua harus sesuai prosedur.
Hal ini juga untuk menghindari kesalahan data. Kesalahan sejak awal bisa berdampak panjang. Oleh karena itu, proses ini menjadi perhatian serius.
Dengan sistem yang tertib, pendidikan akan lebih terarah. Semua data dapat digunakan secara maksimal. Hal ini mendukung kebijakan yang lebih tepat.
“Administrasi yang baik akan berdampak besar pada kualitas pendidikan,” tutupnya. (MH/ADV)

















