CUITANKALTIM.COM, BONTANG – Pemerataan akses teknologi pendidikan mulai dirasakan oleh sekolah-sekolah di berbagai daerah, termasuk Kota Bontang.
Program digitalisasi dari pemerintah pusat kini telah menjangkau seluruh sekolah secara merata.
SMP Negeri 3 Bontang menjadi salah satu penerima manfaat dari program tersebut. Sekolah ini telah menerima perangkat pembelajaran digital yang menjadi bagian dari kebijakan nasional.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rahayu Novita, menyebutkan bahwa distribusi perangkat tidak hanya terjadi di kota besar, tetapi juga menyentuh daerah-daerah secara menyeluruh.
Setiap sekolah menerima satu paket perangkat yang terdiri dari papan interaktif digital, laptop, serta hardisk eksternal. Bahkan, ke depan direncanakan akan ada tambahan perangkat untuk masing-masing sekolah.
Pemerataan ini menjadi langkah penting dalam mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antar daerah. Dengan teknologi yang sama, setiap sekolah memiliki peluang yang setara untuk berkembang.
Namun demikian, tantangan masih ada, terutama dalam hal pemanfaatan perangkat oleh tenaga pendidik di lapangan.
“Secara distribusi sudah merata, tapi kami masih terus mendorong pemahaman guru agar bisa menggunakan perangkat ini secara optimal,” katanya, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, perannya sebagai Guru Pejuang Digital menjadi salah satu upaya untuk memastikan teknologi tersebut tidak hanya menjadi fasilitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan.
Program ini sendiri mulai berjalan sejak akhir 2025 dan terus berkembang hingga saat ini dengan berbagai bentuk pendampingan.
“Dengan pemerataan ini, kami berharap tidak ada lagi kesenjangan digital dalam pembelajaran di Indonesia,” pungkasnya. (MH/ADV)

















