BONTANG – Kesejahteraan guru non-ASN di Kota Bontang dinilai lebih baik dibanding sejumlah daerah lain di Indonesia.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Bontang, Ishak Karangan.
Ia menjelaskan, guru swasta maupun tenaga kependidikan yang memenuhi syarat mendapat insentif sebesar Rp1,5 juta per bulan dari pemerintah kota.
Insentif tersebut diberikan di luar gaji pokok dari sekolah masing-masing.
Selain itu, guru juga menerima tambahan bantuan dari pemerintah provinsi sebesar Rp500 ribu.
“Kalau dihitung dengan insentif provinsi, totalnya bisa Rp2 juta di luar gaji dari sekolah,” ujarnya pada senin (25/5/2026).
Menurut Ishak, pada pemerintahan sebelumnya insentif guru hanya Rp1,1 juta. Namun saat ini naik menjadi Rp1,5 juta setelah adanya kebijakan baru pemerintah daerah.
Ia menyebut kenaikan itu menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.
“Kalau dibanding daerah lain, kesejahteraan guru di Bontang sudah sangat baik,” ujarnya.
Meski demikian, ia berharap peningkatan kesejahteraan juga dibarengi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah. (MH/ADV)

















