BONTANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang mendorong penyusunan peta investasi daerah Kota Bontang.
Program tersebut termuat dalam dokumen Rancana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2026.
Pejabat Fungsional Ahli Madya Analis Kebijakan Bidang Penanaman Modal DPMPTSP, Karel menyebut program tersebut sebagai langkah untuk menetapkan investasi unggulan daerah.
Menurutnya, peta investasi akan memuat informasi mengenai sektor prioritas, peluang usaha, potensi wilayah hingga kebutuhan pengembangan infrastruktur pendukung investasi di Kota Bontang.
“Penyusunan program ini bertujuan untuk memetakan investasi unggulan yang dimiliki daerah,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Dia mengatakan bahwa program tersebut sebagai upaya untuk memperkuat perencanaan daerah yang terarah berdasarkan peta investasi unggulan daerah.
Selain itu, Karel menambahkan dalam program tersebut pemerintah kota Bontang mengalokasikan anggaran untuk tahun 2026 berkisar 188 juta.
“Dalam program RPJMD tersebut, kami merencanakan pagu anggaran untuk tahun 2026 itu sebesar 188 juta rupiah untuk mendukung pemetaan investasi,” terangnya.
Baginya, alokasi anggaran pada program tersebut difokuskan untuk pembaharuan data guna memastikan data yang akurat.
Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan investasi di Kota Bontang melalui penyediaan informasi yang lebih lengkap dan akurat. (*/Ary)

















