KUTIM – Kawasan Karst Sangkulirang-Mangkaliat selangkah lagi menuju pengakuan sebagai Geopark.
Pada Juni 2026 mendatang, tim verifikasi Geopark Nasional dijadwalkan melakukan penilaian langsung di kawasan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur, Akhmad Rifanie, mengatakan pemerintah daerah tengah menyiapkan berbagai hal pendukung guna menyambut proses verifikasi tersebut.
“Juni nanti tim verifikasi akan datang. Kami saat ini sedang mempersiapkan berbagai hal untuk mendukung pengakuan Geopark Sangkulirang-Mangkaliat,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Tim verifikasi Geopark Nasional terdiri dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI serta Dewan Pakar Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI).
Rifanie menjelaskan, tim akan melakukan penilaian langsung di lapangan. Aspek yang dinilai meliputi kondisi kawasan karst, keunikan geologi, keanekaragaman hayati, hingga flora dan fauna yang terdapat di wilayah tersebut.
Selain itu, potensi ekonomi masyarakat di sekitar kawasan juga menjadi salah satu indikator penilaian.
“Termasuk potensi ekonomi masyarakat di sekitar kawasan. Itu juga menjadi bagian dari penilaian tim verifikasi,” jelasnya.
Tidak hanya penilaian lapangan, tim juga akan meninjau berbagai dokumen pendukung yang telah disiapkan pemerintah daerah.
Melalui Dinas Pariwisata Kutim, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat ikut mengkampanyekan Karst Sangkulirang-Mangkaliat sebagai calon geopark nasional.
“Tim verifikasi juga akan melihat sejauh mana dukungan masyarakat terhadap pengembangan geopark ini,” katanya.
Rifanie menambahkan, Geopark Sangkulirang-Mangkaliat kini telah memiliki logo resmi yang dibuat di tingkat Provinsi Kalimantan Timur dan diharapkan menjadi ikon baru sektor pariwisata.
Ke depan, pemerintah juga akan membentuk information center Geopark Sangkulirang-Mangkaliat.
Untuk sementara, informasi mengenai geopark masih tersedia di Kantor Dinas Pariwisata Kutai Timur. (*/Arya)

















