KUKAR – Sebuah rumah warga di Desa Kota Bangun Ulu, RT 021, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, ludes dilalap api pada Senin (24/11/2025) sekitar pukul 03.30 Wita.
Peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden, namun kerugiannya diperkirakan mencapai RP.500 Juta.
Kapolsek Kota Bangun, IPTU Asnan Rusmawan, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran.
Personel Polsek langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan area serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.
“Setibanya kami di lokasi, api sudah membesar karena bangunan rumah terbuat dari kayu. Kami bersama warga berupaya melakukan pengamanan awal sambil menunggu damkar tiba. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 Wita,” jelas Kapolsek.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh Gozali, warga setempat, yang melihat asap tebal dari arah rumah korban saat memeriksa kondisi listrik di sekitar Wisata Pemancingan Tanjung Benanga yang sebelumnya mengalami pemadaman.
Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut dan menuju kantor pemadam kebakaran.
Hasil olah TKP Unit Reskrim Polsek Kota Bangun menemukan puing bangunan dan kabel yang ikut terbakar.
Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik sebagai sumber api. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong.
Kapolsek mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah, mengingat banyak bangunan warga masih menggunakan material kayu.
“Kami minta warga rutin memeriksa instalasi listrik dan segera melapor bila ada potensi bahaya. Respons cepat dapat mencegah kerugian lebih besar,” tegas IPTU Asnan. (*/Red)


















