BONTANG – Menanggapi pedagang yang mengeluhkan air yang tidak mengalir selama 1 minggu di Pasar Rawa Indah, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengatakan, ketersediaan air bawah tanah di Bontang saat ini memang sudah mengalami kekurangan.
Menurutnya, karena faktor tersebut, PDAM melakukan buka-tutup aliran secara bergiliran.
“Ya, memang kita tidak bisa menutupi. Bontang ini memang sudah kekurangan air bawah,” ujarnya saat ditemui wartawan CuitanKaltim pada Rabu (1/4/2026).
Selain itu, Agus Haris juga menambahkan bahwa kemungkinan ada pembersihan sumur yang menyebabkan air cukup lama tidak mengalir.
“Kemunkinan ada pembersihan sumur,” jelasnya.
Katanya, saat mendapatkan informasi tersebut, Agus langsung menginstruksikan PDAM untuk mengalirkan air ke lokasi.
“Saya sudah kasih tahu kemarin Direktur PDAM. Alirkan air ke sana,” katanya.
Sementara itu, diberitakan sebelumnya, menurut Ketua Asosiasi Pasar Tamrin, Zulkifli, letak masalahnya bukan pada PDAM tetapi pompa air yang tidak berfungsi, meskipun penampungan air di Rubanah atau basement tetap penuh.
Ditambah lagi, pipa penampungan dalam sudah tidak layak pakai karena kropos.
“Masalahnya bukan PDAM. Pompa air yang tidak berfungsi,” ujarnya. (*/Niwil)

















