BONTANG – Sebuah video yang memperlihatkan pengunjung diminta merapikan terpal dan menyewa tenda di Pulau Beras Basah, Bontang, tengah ramai diperbincangkan di media sosial.
Video berdurasi 1 menit 15 detik tersebut diunggah oleh akun Facebook Herlin Anggereani dua hari lalu.
Dalam rekaman itu, tampak adanya penertiban terhadap pengunjung di kawasan wisata Pantai Beras Basah.
Diduga, pengunjung tidak diperbolehkan berkemah jika tidak memiliki izin terlebih dahulu.
Situasi dalam video sempat memanas ketika seorang pria menegur pengunjung dan menyebut tindakan mereka sebagai pelanggaran, bahkan menyamakannya dengan pencurian.
“Itu namanya mencuri,” ujar pria tersebut dalam video.
Sementara itu, pemilik video, Herlin, menjelaskan bahwa rombongannya tidak menyewa tenda karena mereka membawa tenda sendiri.
Ia juga menyebut tujuan kedatangannya adalah untuk berbagi makanan dengan anak yatim.
“Kami semua membawa tenda sendiri, jadi tidak menyewa lapak. Lagipula, tenda yang disediakan juga sudah digulung. Kami juga warga negara yang membayar pajak,” tulis Herlin melalui akunnya.
Berdasarkan keterangan dalam video, Herlin bersama rombongannya mengunjungi Pulau Beras Basah pada Rabu, 25 Maret 2026 malam.
Mereka datang dalam rombongan sekitar 50 orang, termasuk anak-anak yatim, dan berkemah secara mandiri di area wisata tersebut. (*/Niwil)

















