CUITANKALTIM,COM, BONTANG – Ajang FLS3N dimanfaatkan SMP Negeri 8 Bontang sebagai wadah pengembangan bakat siswa.
Sebanyak 14 pelajar dipersiapkan untuk mengikuti lomba tersebut. Mereka akan membawa nama sekolah dalam kompetisi seni.
Wakil Kepala SMPN 8 Bidang Kurikulum, Surtiti Marsudi mengatakan jika ajang tersebut tidak semata tentang kemenangan.
Lebih dari itu, FLS3N menjadi ruang ekspresi bagi siswa. Mereka dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Peserta dipilih berdasarkan minat dan bakat yang telah terlihat sebelumnya. Proses ini memastikan siswa berada di bidang yang tepat.
“Dengan demikian, potensi mereka dapat berkembang maksimal,” ucapnya, Selasa (7/4/2026).
Sekolah memberikan pendampingan selama proses persiapan. Guru pembina berperan dalam mengarahkan dan mengevaluasi. Hal ini membantu siswa meningkatkan kualitas penampilan.
Dirinya juga menilai kegiatan seni penting dalam membentuk karakter siswa. Seni melatih kreativitas dan keberanian. Nilai-nilai ini sangat dibutuhkan dalam kehidupan.
Selain itu, siswa juga belajar menghargai proses. Mereka memahami bahwa hasil tidak instan. Latihan dan usaha menjadi kunci utama.
Ajang ini juga memperluas pengalaman siswa dalam berkompetisi. Mereka belajar menghadapi tantangan dan tekanan. Hal tersebut menjadi pembelajaran berharga.
“Yang terpenting adalah bagaimana siswa berkembang dan berani tampil,” jelasnya. (MH/ADV)

















